Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB
Ilustrasi. Risiko dalam trading ternyata tak selalu datang dari peretas. Ancaman juga bisa muncul ketika trader menyerahkan kendali akun kepada pihak lain yang menjanjikan keuntungan besar. Foto ist.
BACA 10 DETIK
  • Risiko trading tak cuma akun dibobol, tapi kehilangan kendali.
  • Modus manajer akun dan sinyal berbayar perlu diwaspadai.
  • Finex tambah 2FA serta fitur stop-loss dan take-profit.

Suara.com - Risiko dalam trading ternyata tak selalu datang dari peretas. Ancaman juga bisa muncul ketika trader menyerahkan kendali akun kepada pihak lain yang menjanjikan keuntungan besar.

Di komunitas trader Indonesia, modus tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk. Mulai dari pihak yang mengaku sebagai manajer akun profesional di Instagram atau WhatsApp, menawarkan keuntungan puluhan persen per bulan, hingga meminta akses penuh ke akun trading.

Ada pula grup sinyal berbayar yang mengandalkan pemasukan dari biaya langganan anggota. Persoalan lain muncul ketika dana yang disetorkan dapat masuk dengan lancar, tetapi proses penarikan justru diikuti berbagai alasan penundaan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa keamanan trading bukan sekadar persoalan mencegah akun diretas. Kendali trader atas akun, dana, dan posisi yang dibuka juga menjadi bagian penting dari perlindungan.

Persoalan lain muncul ketika pasar bergerak cepat sementara trader tidak memiliki batas yang jelas untuk menutup posisi. Tanpa pengelolaan risiko yang disiplin, kerugian dapat membesar sebelum trader mengambil keputusan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Finex Bisnis Solusi Futures (Finex) memperbarui aplikasi Android pada 10 September 2026 dengan sejumlah fitur yang ditujukan untuk memperkuat keamanan sekaligus memudahkan pengelolaan posisi.

Salah satunya adalah autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA). Fitur ini menambahkan lapisan verifikasi untuk membantu mencegah akses tidak sah, termasuk ketika kata sandi pengguna diketahui pihak lain.

Finex juga menambahkan pengelolaan stop-loss dan take-profit langsung dari grafik harga (chart). Dengan fitur tersebut, trader dapat menentukan level penutupan posisi tanpa harus berpindah layar.

“Keamanan bukan cuma soal mencegah orang lain masuk. Ini juga soal memastikan trader punya kendali penuh atas akun dan posisinya sendiri,” ujar Direktur Utama Finex Agung Wisnuaji, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, kedua fitur tersebut saling melengkapi karena perlindungan akses akun berjalan bersamaan dengan kemudahan trader mengatur batas posisi.

Selain itu, pembaruan aplikasi mencakup penyempurnaan proses deposit, penarikan dana, dan verifikasi akun. Trader dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai status permintaan yang sedang diproses.

Meski demikian, fitur keamanan tidak menghapus risiko trading. Perlindungan akun juga tidak dapat menggantikan kehati-hatian trader, terutama ketika memberikan akses kepada pihak lain.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com