- Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah di level 6.062 pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026.
- Pelaku pasar mencermati rilis data ekonomi domestik penting, yaitu inflasi September dan neraca perdagangan Agustus.
- BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi bergerak konsolidasi di area 6.000 hingga 6.200.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada awal perdagangan, Kamis, 1 Oktober 2026. IHSG dibuka melemah di level 6.062.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih betah di zona merah dengan turun 0,05 persen ke level 6.068.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 5,34 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp673,30 miliar serta frekuensi sebesar 110.150 kali.
Di waktu itu, terdapat 250 saham menghijau, sedangkan, 271 saham merosot. Sisanya, 442 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- MGNA
- SAFE
- BESS
- KOKA
- EPAC
Top Loser
- FORU
- ALKA
- SEMA
- DADA
- GOTO
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi pada perdagangan Kamis. Pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang dijadwalkan dirilis hari ini.
Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, sentimen pasar akan beralih ke rilis data ekonomi domestik, terutama inflasi September dan neraca perdagangan Agustus.
Konsensus Reuters memperkirakan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus mencatat surplus sekitar 630 juta dolar AS. Sementara itu, inflasi September diproyeksikan meningkat tipis. Rilis kedua data tersebut dinilai penting untuk melihat tekanan eksternal, daya beli domestik, serta ruang kebijakan Bank Indonesia (BI) di tengah posisi rupiah yang masih lemah.
Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tekanan. Namun, indeks mulai memasuki area support Fibonacci 6.019.
Jika tekanan berlanjut, support berikutnya berada di level 5.854. Indikator MACD masih menunjukkan kondisi bearish sehingga rebound IHSG belum terkonfirmasi.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi bergerak konsolidasi di area 6.000-6.200.
Sementara itu, jika mampu menembus level 6.185-6.240, IHSG berpeluang membuka ruang untuk technical rebound lebih lanjut.
Untuk perdagangan hari ini, riset tersebut merekomendasikan tiga saham pilihan, yakni EMAS, UNTR, dan SRSN.