Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:46 WIB
Wamenkeu Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [Screenshot YouTube Kemenkeu]
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Nurkholisoh menyampaikan pengalaman kerjanya selama 20 tahun di Bank Indonesia serta keterlibatannya dalam pembentukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan di masa lalu.
  • Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 untuk masa jabatan periode tahun 2024 sampai 2029.

Suara.com - Nurkholisoh Ibnu Aman resmi dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam reshuffle kabinet yang digelar Kamis (1/10/2026).

Usai dilantik, Nurkholisoh memperkenalkan diri kalau dirinya berkarier selama 20 tahun di Bank Indonesia (BI). Namun dia mengklaim kalau dirinya bukan sosok baru untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pasalnya, Nurkholisoh turut terlibat dalam pembentukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang beranggotakan Kemenkeu, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Jadi ini antara baru dan enggak baru, saya sudah sering bolak-balik ke lingkungan ini, bolak-balik ke gedung ini, dulu terlibat intens pada pembentukan KSSK bahkan. Jadi itu salah satu kenangan saya tentang kompleks Kementerian Keuangan ini,” katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Nurkholisoh lalu mengatakan kalau dirinya adalah pembelajar di Kemenkeu. Sebab dibanding petinggi lain, ia termasuk orang baru di kementerian tersebut.

Makanya ia meminta para jajaran Kemenkeu untuk dibantu dalam mengemban jabatan Wamenkeu. Nurkholisoh lalu menyinggung soal banyaknya ijazah yang ia punya sebagai seorang pembelajar.

“Saya mohon bantuan diajari, diberi informasi, diberi pengetahuan, dan saya pribadi selalu menganggap diri saya ini adalah pembelajar dari lahir. Saya bahkan punya lima ijazah ya kalau mau menunjukkan betapa saya suka sekali belajar,” papar dia.

Ia juga mengatakan kalau Kemenkeu merupakan kementerian besar karena memiliki 80 ribu pegawai, jauh lebih banyak ketimbang BI dengan 6-7 ribu orang.

“Saya belum bisa bicara banyak tentang subjeknya itu sendiri, tapi saya ingin bisa bermanfaat bagi efektivitas organisasi, terutama karena saya yang paling junior gitu ya. Saya juga ingin menginspirasi, ingin menyapa, ingin mendekat, ingin bersahabat dengan para pegawai insan Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik dua Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru dalam reshuffle kabinet yang digelar pada Kamis (1/10/2026).

Wamenkeu baru yang dilantik Presiden Prabowo ini adalah Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman yang diamanatkan untuk masa jabatan periode 2024-2029.

Pengangkatan keduanya tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.

"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada Bangsa dan Negara," ucap Prabowo yang diikuti para peserta pelantikan.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjungjung tinggi etika dan jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjut dia.

Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman akan menambah jajaran Wamenkeu bersama Juda Agung. Ketiganya akan dikomandoi oleh Suahasil Nazara selaku Menteri Keuangan (Menkeu).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com