Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB
Harga cabai naik. [Antara]
BACA 10 DETIK
  • Bank Indonesia mencatat harga cabai merah keriting nasional menembus Rp105.000 per kilogram pada 2 Oktober 2026.
  • Lonjakan harga signifikan juga terjadi pada komoditas bawang merah, berbagai jenis beras, serta telur ayam ras.
  • Penurunan harga tercatat pada beras kualitas bawah II, daging sapi kualitas I, dan minyak goreng curah secara nasional.

Suara.com - Harga cabai merah keriting di pasar tradisional secara nasional menembus Rp100 ribu per kilogram pada 2 Oktober 2026. Kenaikannya mencapai 51,62 persen atau Rp35.700 dibandingkan harga sebelumnya.

Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional dari PIHPS Bank Indonesia yang dilihat melalui laman bi.go.id/hargapangan pukul 08.40 WIB, harga cabai merah keriting tercatat Rp105.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara komoditas pangan yang tercantum dalam data. Harga bawang merah ukuran sedang bahkan naik 53,54 persen atau Rp20.000 menjadi Rp57.500 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah besar mencapai Rp85.000 per kilogram, naik 48,02 persen atau Rp27.650.

Harga Cabai Melonjak. [Antara]

Harga cabai rawit hijau juga meningkat 17,73 persen atau Rp12.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah berada di level Rp100.000 per kilogram, naik 3,68 persen atau Rp3.550.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang mencapai Rp47.500 per kilogram, atau naik 21,79 persen.

Sejumlah jenis beras turut mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah I tercatat Rp17.000 per kilogram, naik 14,09 persen atau Rp2.100.

Beras kualitas medium I berada di level Rp19.000 per kilogram, naik 14,46 persen atau Rp2.400. Beras kualitas medium II juga Rp19.000 per kilogram, meningkat 15,85 persen atau Rp2.600.

Sementara beras kualitas super I dan super II masing-masing mencapai Rp20.000 per kilogram, dengan kenaikan 11,42 persen dan 15,27 persen.

Namun, harga beras kualitas bawah II justru turun 4,76 persen atau Rp700 menjadi Rp14.000 per kilogram.

Harga bawang putih ukuran sedang juga naik menjadi Rp47.500 per kilogram, atau meningkat 21,79 persen atau Rp8.500.

Harga daging ayam ras segar tercatat Rp48.000 per kilogram, naik 14,15 persen atau Rp5.950.

Untuk daging sapi, harga kualitas I berada di level Rp150.000 per kilogram, turun 1,67 persen atau Rp2.550. Sedangkan daging sapi kualitas II mencapai Rp145.000 per kilogram, naik 1,22 persen atau Rp1.750.

Harga telur ayam ras segar mencapai Rp36.500 per kilogram, meningkat 21,87 persen atau Rp6.550.

Harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.000 per kilogram, naik 13,02 persen atau Rp2.650. Sementara gula pasir lokal berada di Rp20.000 per kilogram, meningkat 4,44 persen atau Rp850.

Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp16.000 per kilogram. Komoditas ini justru mengalami penurunan 21,57 persen atau Rp4.400.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik menjadi Rp27.000 per kilogram, meningkat 10,88 persen atau Rp2.650.

Harga minyak goreng kemasan bermerek 2 juga naik 6,38 persen atau Rp1.500 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com