- IHSG dibuka menguat ke level 6.154 dan naik 0,20 persen pada awal perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026.
- Perdagangan pagi itu mencatatkan transaksi 2,72 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp586,91 miliar di Bursa.
- Pilarmas memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami pelemahan terbatas dengan rentang support dan resistance pada level 6.000 hingga 6.270.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau pada awal perdagangan, Kamis, 8 Oktober 2026. IHSG dibuka menguat ke level 6.154.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih betah di zona hijau dengan naik 0,20 persen ke level 6.159.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,72 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp586,91 miliar serta frekuensi sebesar 100.330 kali.
Di waktu itu, terdapat 249 saham menghijau, sedangkan, 226 saham merosot. Sisanya, 488 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- AKKU
- ARII
- SAFE
- BIKE
- KIOS
Top Loser
- JARR
- TAXI
- SOFA
- IDEA
- CHEM
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan masih berpotensi mengalami pelemahan terbatas pada perdagangan hari ini. Investor akan mencermati sejumlah sentimen utama, terutama risalah pertemuan The Federal Reserve atau The Fed dan perkembangan cadangan devisa.
Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, risalah pertemuan The Fed menjadi salah satu sentimen yang akan dicermati investor. Pelaku pasar akan melihat arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat melalui isi risalah tersebut.
Pergerakan pasar saham domestik berpotensi ikut dipengaruhi oleh bagaimana pasar menangkap arah kebijakan suku bunga The Fed.
Selain sentimen global tersebut, perkembangan cadangan devisa juga menjadi perhatian investor dalam melihat kondisi pasar domestik.
Secara teknikal, Pilarmas melihat IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan terbatas. Rentang support dan resistance IHSG dipasang pada level 6.000 hingga 6.270.
Sementara itu, untuk perdagangan hari ini, Pilarmas memasukkan tiga saham ke dalam stockwatch list, yakni TLKM, MEDC, dan PTRO.