- Pertumbuhan industri alat kesehatan sekitar 12 persen pada 2026 mendorong kebutuhan proses produksi yang efisien, tanpa mengabaikan standar keselamatan dan kualitas.
- Keandalan material dan ketepatan proses perakitan penting untuk menjaga kualitas serta konsistensi produksi alat medis, termasuk perangkat yang harus melalui proses sterilisasi.
- Meminimalkan pengerjaan ulang (rework), memperpanjang masa pakai perangkat, dan menggunakan sumber daya secara efisien dapat mendukung proses manufaktur yang lebih berkelanjutan.
Suara.com - Industri manufaktur kini dituntut untuk meningkatkan efisiensi proses produksi. Selain memenuhi standar keselamatan dan kualitas produk, produsen juga dituntut mengurangi limbah dan menekan pengerjaan ulang agar proses produksi berjalan lebih optimal.
Salah satu yang dituntut melakukan efisiensi yaitu pada industri alat medis. Terlebih, industri alat kesehatan tumbuh sekitar 12 persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah teknologi perakitan. Presisi dan keandalan material dalam proses manufaktur berperan penting untuk menjaga kualitas serta konsistensi produksi alat medis.
Country Business Head Indonesia untuk divisi General Manufacturing and Maintenance Henkel, Jimmy Purnama, mengatakan efisiensi manufaktur tidak hanya berkaitan dengan kecepatan produksi.
Upaya mengurangi limbah dan menerapkan prinsip sirkularitas juga menjadi bagian dari proses produksi yang lebih berkelanjutan.
"Seiring perkembangan industri alat medis, LOCTITE menghadirkan solusi perakitan yang mengedepankan standar biokompatibilitas ISO 10993, efisiensi operasional, dan prinsip keberlanjutan," ujarnya Jimmy seperti dikutip, Jumat (9/10/2026).
Jimmy menjelaskan, teknologi perakitan yang dikembangkan LOCTITE mengedepankan standar biokompatibilitas, efisiensi operasional, dan prinsip keberlanjutan.
“Dengan meminimalkan limbah, mengurangi pengerjaan ulang (rework), dan memperpanjang masa pakai perangkatalat medis, teknologi LOCTITE turut membantu menekan konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi proses produksi secara keseluruhan,” jelasnya.
Teknologi LOCTITE dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan perakitan alat medis, mulai dari produk sekali pakai seperti jarum, kateter, dan kantong cairan hingga perangkat yang dapat digunakan kembali, seperti endoskop dan instrumen bedah.
Penerapannya juga mencakup peralatan perawatan pasien, antara lain mesin CPAP, ventilator, dan pompa infus. Selain itu, teknologi tersebut dapat digunakan pada peralatan rumah sakit seperti kursi roda dan tempat tidur, serta perangkat pencitraan medis seperti X-Ray, MRI, PET, dan ultrasonografi (USG).
Upaya meningkatkan efisiensi manufaktur juga berkaitan dengan pengurangan konsumsi energi dan limbah produksi. Dengan mengurangi pengerjaan ulang serta memperpanjang masa pakai perangkat, produsen dapat mengoptimalkan proses produksi sekaligus mendukung penggunaan sumber daya yang lebih efisien.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Henkel melalui kerangka 2030 Sustainability Ambition yang mendorong operasi dengan emisi lebih rendah, efisiensi sumber daya, dan penerapan prinsip sirkularitas melalui inovasi teknologi.