IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:44 WIB
Apa yang harus investor ritel lakukan saat IHSG anjlok dan portofolio berdarah? Bertahan atau cut loss? [Suara.com/Emma]
BACA 10 DETIK
  • IHSG di Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,94 persen ke level 6.093,759 pada periode 5 hingga 9 Oktober 2026.
  • Rata-rata nilai transaksi harian melesat sebesar 28,52 persen menjadi Rp16,23 triliun, sementara kapitalisasi pasar meningkat menjadi Rp10.701 triliun.
  • Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp30,40 miliar pada hari terakhir perdagangan pekan tersebut di Bursa Efek Indonesia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak bervariasi namun berhasil mengakhiri perdagangan periode 5–9 Oktober 2026 di zona hijau. Indeks saham utama domestik tersebut ditutup menguat sebesar 0,94% ke level 6.093,759, naik dari posisi 6.036,888 pada pekan sebelumnya.

Penguatan IHSG diiringi oleh lonjakan signifikan pada rata-rata nilai transaksi harian. BEI mencatat nilai transaksi harian melesat 28,52% menjadi Rp16,23 triliun dari Rp12,63 triliun pada pekan lalu, sekaligus menjadi indikator dengan lonjakan pertumbuhan paling tinggi sepanjang pekan.

Sejalan dengan peningkatan nilai transaksi, kapitalisasi pasar pasar saham Indonesia turut menggelembung 0,69% hingga mencapai Rp10.701 triliun, meningkat dari posisi Rp10.627 triliun pada pekan sebelumnya.

Koreksi Tipis pada Volume dan Frekuensi Transaksi

Meski nilai transaksi dan nilai kapitalisasi pasar naik, pertumbuhan ini tidak terjadi merata pada seluruh parameter perdagangan bursa:

  • Rata-rata Volume Transaksi Harian: Terkoreksi 7,62% menjadi 46,53 miliar lembar saham, dibandingkan 50,37 miliar lembar saham pada periode pekan lalu.
  • Rata-rata Frekuensi Transaksi Harian: Turun tipis 0,27% menjadi 1,67 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,68 juta kali transaksi.

Sementara itu dari aktivitas pemodal internasional, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp30,40 miliar pada hari terakhir perdagangan pekan lalu. Namun secara kumulatif sepanjang tahun berjalan (YTD) 2026, pemodal asing masih mencatatkan total jual bersih (net sell) sebesar Rp84,99 triliun.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com