3 Perusahaan Jumbo Masuk Daftar Antrean IPO

Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:42 WIB
BEI mencatat sembilan perusahaan masuk daftar antrean IPO, tiga diantarnya merupakan perusahaan yang memiliki aset yang jumbo. [Antara].
BACA 10 DETIK
  • Sembilan perusahaan antre IPO di BEI. Dari jumlah tersebut, dua perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar, empat perusahaan beraset di atas Rp50 miliar, dan tiga perusahaan beraset di atas Rp250 miliar.
  • Sektor healthcare mendominasi dengan empat perusahaan, disusul energi sebanyak dua perusahaan.
  • Penghimpunan dana melalui penerbitan EBUS mencapai Rp138,04 triliun.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat sembilan perusahaan yang tengah antre melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Dari jumlah tersebut, dua perusahaan memiliki skala aset kecil di bawah Rp50 miliar, empat dengan skala menengah di atas Rp50 miliar.

Lalu, tiga perusahaan lainnya merupakan perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp250 miliar.

"Hingga saat ini, terdapat 9 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," tulis BEI dalam pengumumannya yang dikutip, Minggu (11/10/2026).

Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta,. [Suara.com/Rina]

Sementara, rinciannya sektornya diantaranta satu perusahaan basic materials, dua perusahaan energy, satu perusahaan financials, empat perusahaan healthcare, dan satu perusahaan sektor Industrials.

Selain itu, BEI menyampaikan telah diterbitkan 140 emisi dan 63 penerbit efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). Total dana dihimpun mencapai Rp 138,04 triliun.

Hingga 9 Oktober 2026 terdapat 22 emisi dari 17 penerbit EBUS sedang berada dalam pipeline.

Klasifikasi sektor yang dalam pipeline antara lain lima perusahaan dari sektor energi, empat perusahaan dari sektor infrastruktur, tiga perusahaan dari sektor basic materials, tiga perusahaan dari sektor keuangan, dan masing-masing satu perusahaan dari sektor industri dan properti serta real estate. 

Dari rights issue, BEI mencatat terdapat 15 perusahaan tercatat atau emiten yang telah menerbitkan rights issue dengan dana dihimpun Rp 16,23 triliun hingga 9 Oktober 2026. Adapun satu perusahaan dari sektor properti dan real estate sedang proses melakukan rights issue.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com