- Center of Economic and Law Studies merilis laporan rapor kinerja menteri pemerintahan Prabowo-Gibran pada 12 Oktober 2026.
- Purbaya Yudhi Sadewa menduduki peringkat pertama sebagai menteri berkinerja terbaik dengan perolehan skor tertinggi mencapai 291.
- Bahlil Lahadalia berada di posisi paling bawah dengan perolehan skor terburuk yaitu negatif seratus lima puluh sembilan.
Suara.com - Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinobatkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik dalam riset laporan terbaru Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bertajuk Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran.
Berdasarkan hasil survei masyarakat umum yang menggunakan skema pembobotan positional scoring rule (Borda Count), Purbaya Yudhi Sadewa menduduki peringkat teratas sebagai menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 291.
Nilai Purbaya tercatat lebih dari dua kali lipat dibanding Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang berada di posisi kedua dengan skor 140. Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi ketiga dengan skor 127.
Namun, capaian tinggi para menteri di jajaran tiga besar ini berbanding terbalik dengan skor mayoritas menteri lainnya yang anjlok drastis ke angka dua digit hingga skor negatif.
"Setelah tiga nama tersebut, skor menteri lainnya anjlok drastis ke angka 2 digit, menunjukkan bahwa hanya segelintir menteri yang kinerjanya benar-benar dikenali dan diapresiasi publik," tulis CELIOS dalam laporannya, dikutip Senin (12/10/2026).
Bahlil Lahadalia Raih Skor Terburuk
Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tercatat menempati posisi paling bawah dalam penilaian masyarakat dengan skor negatif -159.
Skor terendah ini disusul oleh Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dengan skor -158, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di peringkat ketiga teratas dari bawah dengan skor -103.
CELIOS mengungkapkan kalau Bahlil, Pigai, hingga Raja Juli memiliki skor dengan angka tiga digit dibanding menteri dengan kinerja terendah lain yang berada pada kisaran -16 hingga -47.
"Skor negatif ini menunjukkan bahwa ketiganya jauh lebih sering dinilai buruk, sehingga layak menjadi prioritas evaluasi dan reshuffle," tegas CELIOS.
Daftar menteri kinerja terbaik di kabinet Prabowo-Gibran versi CELIOS:
- Purbaya Yudhi Sadewa (Eks Menteri Keuangan) – Skor: 291
- Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – Skor: 140
- Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan) – Skor: 127
- Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan) – Skor: 12
- Maman Abdurrahman (Menteri UMKM) – Skor: 11
- Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan) – Skor: 8
- Maruarar Sirait (Menteri Perumahan dan Permukiman) – Skor: 6
- Yusril Ihza Mahendra (Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan) – Skor: 6
- Abdul Mu'ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – Skor: 5
- Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) – Skor: 4
Daftar menteri kinerja terburuk di kabinet Prabowo-Gibran versi CELIOS:
- Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral) – Skor: -159
- Natalius Pigai (Menteri Hak Asasi Manusia) – Skor: -158
- Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – Skor: -103
- Sudaryono (Kepala Badan Gizi Nasional) – Skor: -47
- Zulkifli Hasan (Menteri Koordinator Bidang Pangan) – Skor: -43
- Nusron Wahid (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN) – Skor: -24
- Pratikno (Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) – Skor: -17
- Saifullah Yusuf (Menteri Sosial) – Skor: -17
- Muhaimin Iskandar (Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat) – Skor: -16 Fadli Zon (Menteri
- Kebudayaan) – Skor: -16