Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
BACA 10 DETIK
  • Nilai tukar rupiah melemah 26 poin ke level Rp17.939 per dolar AS pada Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah tersebut disebabkan oleh sentimen global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memanas.
  • Kondisi geopolitik tersebut memicu kenaikan harga minyak mentah dunia serta pelemahan mayoritas mata uang di Asia.

Suara.com - Rupiah terus melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (13/10/2026).  Berdasarkan data Bloomberg rupiah dibuka ke level Rp17.939 per dolar Amerika Serikat (AS).  

Angka ini melemah 26 poin atau turun 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.913. Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan ini didorong sentimen global terhadap ketegangan di Timur Tengah yang semakin memanas.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah memanasnya geopolitik di timteng yang memicu harga minyak mentah dunia kembali naik. Range rupiah bergerak di level Rp17.850-Rp18.000," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia cenderung melemah. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,40 persen disusul won Korea yang melemah 0,32 persen.

Lalu, peso Filipina melemah 0,10 persen, yuan China melemah 0,03 persen, ringgit Malaysia melemah 0,02 persen dan dolar Singapura yang melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang menguat 0,15 persen, baht Thailand menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,005 persen terhadap dolar AS. 

Ilustrasi Bath, Thailand. [Magnific]

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 102,44, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 102,5

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com