- PT Bumi Resources Tbk menyatakan belum dapat mengonfirmasi kabar akuisisi aset batu bara Kideco milik PT Indika Energy Tbk.
- Kabar akuisisi tersebut bersumber dari laporan DealStreetAsia tanggal 9 Oktober 2026 yang mengutip narasumber anonim tanpa dasar informasi terverifikasi.
- Bumi Resources Tbk saat ini memiliki arah strategis untuk melakukan diversifikasi usaha ke luar dari sektor batu bara termal.
Suara.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) buka suara soal kabar perseroan yang ingin mengakuisisi aset batu bara milik PT Indika Energy Tbk (INDY), yakni Kideco.
Mengutip keterbukaan informasi, Direktur Bumi Resources, RA Sri Dharmayanti, menegaskan kabar soal akusisi aset INDY ini belum bisa dikonfirmasi.
Sebab, sumber maupun dasar informasi tersebut karena pemberitaan yang beredar mengutip narasumber yang tidak disebutkan identitasnya.
"Mengingat bahwa pemberitaan tersebut didasarkan pada narasumber yang tidak disebutkan identitasnya maka Perseroan tidak dapat memverifikasi sumber maupun dasar informasinya," ujarnya seperti dikutip, Senin (13/10/2026).
Adapun kabar itu berkembang dari laporan DealStreetAsia pada 9 Oktober 2026 yang menyebut BUMI sebagai kandidat terdepan untuk mengakuisisi aset Kideco.
BUMI juga menjelaskan bahwa sebelum artikel tersebut diterbitkan, DealStreetAsia telah meminta tanggapan perseroan. Saat itu, perusahaan menyampaikan tidak dapat memberikan komentar atas rumor pasar, spekulasi, maupun transaksi yang masih bersifat hipotetis.
Perseroan menegaskan setiap perkembangan korporasi yang bersifat material akan diungkapkan sesuai dengan peraturan dan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
BUMI menegaskan arah strategis perusahaan untuk melakukan diversifikasi usaha ke luar sektor batu bara termal.
BUMI juga menegaskan bahwa aset yang disebut dalam pemberitaan mengenai dugaan akuisisi tersebut merupakan aset batu bara termal.
"Sampai tanggal surat ini, tidak ada informasi atau kejadian penting yang material," pungkas Sri.