Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB
Utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusumo mengatakan, rekening digital tersebut akan menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah tanpa menggunakan uang tunai fisik. Foto Ilustrasi AI.
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah berencana membagikan HP gratis dengan rekening digital untuk warga.
  • Rekening digital ditujukan untuk menyalurkan bansos dan BLT langsung ke penerima.
  • Rekening gratis usia 17 tahun direncanakan mendapat saldo awal Rp 50.000.

Suara.com - Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis kepada masyarakat yang dilengkapi rekening digital. Fasilitas ini disiapkan untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial dan bantuan langsung tunai (BLT) secara langsung kepada penerima.

Utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusumo mengatakan, rekening digital tersebut akan menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah tanpa menggunakan uang tunai fisik.

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital," ujar Hashim saat memberikan paparan di Prasasti Policy Forum 2026, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Hashim menjelaskan, pemerintah ingin mengubah mekanisme penyaluran bantuan sosial yang selama ini dilakukan melalui berbagai saluran menjadi transfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening digital penerima.

Ilustrasi Handphone (pexels.com/indra projects)

"Terkait penyaluran bantuan tunai-mengingat Indonesia memiliki program bantuan tunai dan program sosial di mana pemerintah selama bertahun-tahun telah memberikan dana tunai kepada keluarga kurang mampu-seluruh bantuan tersebut tidak lagi akan disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik. Sebaliknya, dana akan dikirimkan langsung oleh Pak Yuda dan Kementerian Keuangan ke ponsel masing-masing penerima," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah juga merencanakan pembukaan rekening gratis bagi masyarakat yang berusia 17 tahun, disertai saldo awal Rp 50.000. Program tersebut disebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 3,8 triliun dan ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.

Namun, program pemerintah tidak hanya berhenti pada penyediaan rekening digital. Pemerintah juga menyiapkan program aktivasi bagi masyarakat yang memperoleh rekening agar fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi rekening pasif atau tempat menyimpan dana bantuan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com