Adik Prabowo Akui Dana Kampanye Politik Bersumber dari Sektor Migas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:23 WIB
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
BACA 10 DETIK
  • Hashim menilai kemunculan AI dan industri data center membawa Indonesia ke era ekonomi baru, tetapi sektor tersebut membutuhkan energi dalam jumlah besar.
  • Ia menyebut dirinya telah berada di industri minyak dan gas selama puluhan tahun, sehingga melihat meningkatnya kebutuhan energi sebagai peluang bagi sektor yang selama ini digelutinya.
  • Hashim secara terbuka mengatakan biaya kampanye politik pada pemilu lalu dapat dibiayai dari bisnis migas yang dijalankannya.

Suara.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa dana kampanye yang digunakan pada pemilihan umum lalu bersumber dari sektor minyak dan gas (migas).

Hashim yang juga adik kandung Presiden Prabowo Subianto awalnya membahas soal perkembangan industri data center dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya perkembangan industri tersebut membawa Indonesia ke era ekonomi baru. 

"Orang sekarang banyak tidak sadar bahwa kebangkitan atau munculnya AI dan data centers yang konon ini adalah terkait dengan the new economy, the modern economy. Sebetulnya kebutuhan energi ini besar sekali," kata Hashim dalam sambutannya pada agenda agenda Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Hashim Djojohadikusumo saat melakukan kampanye Prabowo. (Suara.com/Novian)

Karena adanya kebutuhan energi yang besar, Hashim pun mengaku senang, sebab dirinya merupakan pengusaha yang berkecimpung di sektor minyak dan gas selama puluhan tahun. 

"Terus terang saja, Bapak-Bapak Senior, saya senang. Karena itu bidang saya, Pak,  energi, saya sudah 34 tahun di bidang migas," katanya. 

Ia pun terang-terangan mengaku bahwa biaya kampanye pada pemilu lalu bersumber dari sektor migas. 

"Saya bisa membiayai kampanye politik itu dari migas, Pak. Terus terang saja. Maka saya senang, AI, data center perlu energi besar," pungkasnya. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com