- GOTO menyetujui pembatalan 32 miliar saham tresuri dalam RUPSLB di Jakarta pada 14 Oktober 2026.
- Pembatalan saham hasil buyback tersebut bertujuan meningkatkan porsi kepemilikan saham serta laba bersih per saham secara proporsional.
- RUPSLB GOTO di waktu yang sama juga menyetujui pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari posisi Wakil Direktur Utama.
Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Rabu (14/10/2026) menyetujui pembatalan sebanyak 32 miliar saham tresuri atau setara 2,7 persen dari total saham beredar.
Komisaris Utama GOTO, Agus Martowardojo mengatakan Dewan Komisaris menyambut baik persetujuan pembatalan saham treasuri tersebut dan akan meningkatkan porsi kepemilikan pemegang saham secara proporsional.
“Langkah ini akan memberikan manfaat bagi para pemegang saham melalui peningkatan porsi kepemilikan mereka secara proporsional, sekaligus memperbesar partisipasi mereka dalam pertumbuhan GOTO ke depan,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta.
Sebelumnya pada Juli kemarin GOTO memang mengumumkan hendak menghapus saham tresuri hasil buyback pada 2025 yang berjumlah sekitar 32,5 miliar lembar. Dalam periode tersebut perusahaan menghabiskan dana sektiar Rp2,09 triliun untuk membeli kembali sahamnya.
Tadinya saham hasil buyback tersebut hendak dibagikan kepada karyawan, direksi dan dewan komisaris via program kepemilikan saham karyawan atau Employee Stock Ownership Program (ESOP) dan Management Stock Ownership Program (MSOP).
Dengan pembatalan ini, maka jumlah saham yang ditempatkan dan disetor perseroan akan berkurang dan dengan demikian seharusnya meningkatkan laba bersih per saham atau earnings per share (EPS) - dengan asumsi laba bersih tidak berubah.
Di saat yang sama, RUPSLB GOTO juga menyetujui pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama.
Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo mengatakan bahwa persetujuan seluruh agenda RUPSLB mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap arah bisnis, dan perseroan berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut dengan menciptakan nilai tambah jangka panjang.
“Saya berterima kasih kepada Catherine atas dedikasi dan kontribusinya selama ini dalam memperkuat posisi GOTO, dan saya berharap yang terbaik untuk perjalanan Catherine selanjutnya” ujar Hans.
Dengan pengunduran diri Catherine, berikut adalah susunan direksi dan komisaris GOTO:
Direksi GOTO
Hans Patuwo sebagai Direktur Utama
Direktur: Simon Tak Leung Ho, Monica Lynn Mulyanto, R.A. Koesoemohadiani, Wuzhen (William) Xiong, dan Sudhanshu Raheja.
Dewan Komisaris GOTO
Agus DW Martowardojo sebagai Komisaris Utama
Komisaris Independen: John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, dan Marjorie Tiu Lao
Komisaris: Wishnutama Kusubandio, Andre Soelistyo, dan Santoso Kartono.