- Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp1,05 triliun di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026.
- Tekanan jual hebat dari investor asing tersebut menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan anjlok sebesar 5,05 persen.
- Saham PT Bank Central Asia Tbk menjadi aset yang paling banyak dilepas asing dengan nilai jual bersih terbesar.
Suara.com - Aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (19/10/2026) hingga sesi pertama berakhir. Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,05 triliun di tengah tekanan hebat yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,05 persen.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, nilai transaksi jual investor asing mencapai Rp4,91 triliun, sedangkan nilai beli tercatat Rp3,86 triliun. Dengan demikian, terjadi arus dana keluar bersih sebesar Rp1,05 triliun dari pasar saham domestik.
Dari sisi volume, investor asing mencatatkan pembelian sebanyak 5,65 miliar saham dan penjualan sebanyak 4,50 miliar saham. Secara bersih, volume transaksi asing masih mencatatkan angka positif sebesar 114 juta saham.
Pada periode yang sama, IHSG berada di level 4.923,26 atau melemah 261,84 poin setara 5,05 persen. Indeks dibuka pada level 4.961,88, sempat menyentuh level tertinggi 4.974,66, dan turun hingga 4.907,37.
Tekanan jual juga terlihat dari pergerakan saham secara keseluruhan. Sebanyak 744 saham melemah, sedangkan 42 saham menguat dan 132 saham tidak mengalami perubahan.
BBCA hingga BBRI Jadi Sasaran Jual Asing
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing berdasarkan nilai jual bersih pada sesi pertama perdagangan.
BBCA mencatatkan net foreign sell sebesar Rp670,81 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 139,09 juta saham.
Di posisi berikutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengalami jual bersih asing sebesar Rp515,19 miliar dengan volume 208,75 juta saham.
- Baca Juga
- BBCA Anjlok Tajam, BCA Lanjutkan Buyback
Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga masuk dalam daftar saham yang paling banyak dijual asing, dengan nilai jual bersih Rp205,51 miliar dan volume 115,78 juta saham.
Berikut daftar 10 saham dengan nilai jual bersih asing terbesar pada sesi pertama:
- BBCA: Rp670,81 miliar
- BBRI: Rp515,19 miliar
- TLKM: Rp205,51 miliar
- AADI: Rp44,43 miliar
- ERAA: Rp38,22 miliar
- ULTJ: Rp18,53 miliar
- KLBF: Rp15,68 miliar
- ANTM: Rp9,79 miliar
- BRIS: Rp8,54 miliar
- ICBP: Rp8,25 miliar
Meski mencatatkan jual bersih secara keseluruhan, investor asing masih membukukan pembelian bersih pada sejumlah saham.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi saham dengan nilai beli bersih asing terbesar, yakni Rp64,07 miliar dengan volume pembelian bersih 9,94 juta saham.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan nilai beli bersih Rp55,82 miliar dan volume 19,48 juta saham. Saham PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp43,23 miliar, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp28,99 miliar.
Berikut daftar 10 saham dengan nilai beli bersih asing terbesar pada sesi pertama:
- INDF: Rp64,07 miliar
- BBNI: Rp55,82 miliar
- MAPA: Rp43,23 miliar
- MEDC: Rp28,99 miliar
- GOTO: Rp25,74 miliar
- INCO: Rp23,47 miliar
- EMAS: Rp17,74 miliar
- INKP: Rp16,20 miliar
- ESSA: Rp15,30 miliar
- TKIM: Rp15,00 miliar
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.