- Direktur Hanusa Prahara menyatakan volume transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah tumbuh 73,06 persen secara tahunan hingga September 2026.
- Bank Mega Syariah berpartisipasi sebagai Official Bank Partner dalam ajang METRO Modest Fashion Week 2026 di Jakarta.
- Langkah strategis tersebut bertujuan mendukung ekosistem gaya hidup halal serta memperluas rantai nilai halal di Indonesia.
Suara.com - Bank Mega Syariah terus mencatat kinerja yang cukup baik untuk transaksi syariah.
Dalam hal ini, Direktur Risiko dan Kepatuhan Bank Mega Syariah, Hanusa Prahara mengatakan, volume transaksi Syariah Card mencatatkan rata-rata pertumbuhan sekitar 7,24 persen per bulan selama Juli hingga September 2026.Angka ini mengalami pertumbuhan setiap tahun
"Secara tahunan atau year-on-year (YoY), volume transaksi Syariah Card per September 2026 tumbuh sebesar 73,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Dia menekankan, Bank Mega Syariah berupaya memperkenalkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat sekaligus mendukung keterhubungan antara sektor keuangan, industri kreatif, dan ritel dalam pengembangan ekosistem gaya hidup halal di Indonesia.
Untuk meningkatkan transaksi syariah, perseroan juga ikut berpatisipasi dalam METRO Modest Fashion Week (MMFW) 2026.
Adapun, Bank Mega Syariah kembali berpartisipasi sebagai Official Bank Partner untuk mendukung perkembangan industri modest fashion dan gaya hidup halal di Indonesia.
"Tidak hanya menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal beragam karya modest fashion, tetapi juga mempertemukan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem," katanya.
Menurut Hanusa, ekosistem tersebut mencakup desainer, pelaku industri, peritel, konsumen, hingga penyedia layanan transaksi keuangan yang mendukung aktivitas ekonomi di sektor tersebut.
Ia menjelaskan, partisipasi Bank Mega Syariah dalam MMFW 2026 merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendukung pertumbuhan gaya hidup halal sekaligus mendorong perkembangan industri modest fashion di Indonesia.
“Sinergi antara lembaga keuangan syariah, pelaku industri kreatif, dan jaringan ritel terkemuka seperti METRO menjadi kunci penting untuk memperluas rantai nilai halal (halal value chain). Kami ingin masyarakat merasakan bahwa layanan syariah dapat digunakan secara natural dalam aktivitas sehari-hari dan memberikan pengalaman transaksi yang sama, bahkan lebih,” bebernya.