Event Internasional Diproyeksikan Tarik 20 Ribu Wisatawan Luar Negeri, Serap 5.000 Tenaga Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:40 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara. (Pixabay)
BACA 10 DETIK
  • Industri kreatif berskala internasional diproyeksikan mampu menarik puluhan ribu wisatawan luar negeri ke Indonesia. 
  • Bahkan sektor tersebut juga bisa melibatkan ribuan tenaga kerja yang berdampak ke ekonomi lokal.
  • Ajang seperti konser YE Live in Jakarta diprediksi menarik lebih dari 30.000 pengunjung luar kota dan mancanegara untuk meningkatkan pariwisata nasional.

Suara.com - Industri kreatif berskala internasional diproyeksikan mampu menarik puluhan ribu wisatawan luar negeri ke Indonesia. Bahkan sektor tersebut juga bisa melibatkan ribuan tenaga kerja yang berdampak ke ekonomi lokal.

Hal ini diungkapkan oleh Raw Vision Collective selaku penyelenggara event skala internasional. Mereka menyebut ajang seperti konser membuka peluang kontribusi mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan aktivitas ekonomi lokal dan pariwisata.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja mengungkapkan salah satu event yang akan digelar dalam waktu dekat adalah konser YE Live in Jakarta pada 24 Oktober di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Berdasarkan proyeksi penyelenggara, lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk lebih dari 20.000 pengunjung dari luar negeri, diperkirakan akan datang untuk akhir pekan konser. Kehadiran mereka berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari transportasi dan akomodasi hingga kuliner dan ritel.

”Kami berharap penyelenggaraan konser ini dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta hiburan global, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui kehadiran pengunjung dari berbagai daerah dan negara yang turut membuka peluang bagi UMKM dan berbagai sektor bisnis di Indonesia," katanya, Kamis (22/10/2026).

Sedangkan di balik pertunjukan, sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia diperkirakan terlibat dalam berbagai fungsi produksi dan operasional mulai dari instalasi panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, logistik, serta pengemudi truk, hingga petugas keamanan, layanan medis, usher, dan kebersihan.

Event internasional seperti YE Live in Jakarta diproyeksikan mampu menarik lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk lebih dari 20.000 wisatawan luar negeri.

Ia menyebut kalau keterlibatan ini menunjukkan besarnya ekosistem tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghadirkan produksi berskala internasional.

Selain tenaga kerja yang terlibat langsung, kedatangan pengunjung dari luar kota dan luar negeri juga berpotensi meningkatkan aktivitas usaha lokal.

Kebutuhan transportasi dari dan menuju bandara, akomodasi, makanan dan minuman, belanja, hingga wisata kota membuka peluang bagi pengemudi transportasi daring dan taksi, hotel dan guest house, restoran, kafe, pedagang kaki lima, toko ritel, serta berbagai usaha kecil di Jakarta.

“Selama akhir pekan konser, banyak pekerja dan pelaku usaha lokal yang ikut berkontribusi, baik di dalam maupun di luar area GBK. Mulai dari kru yang membangun pertunjukan hingga pengemudi, pemilik usaha kuliner, dan pekerja layanan lainnya, mereka semua adalah bagian dari YE Live in Jakarta. Mereka semua adalah tuan rumahnya,” tambah Karen.

Saat ini, persiapan produksi telah berjalan di GBK. Fokus penyelenggara adalah memastikan seluruh aspek persiapan dan operasional berjalan dengan baik untuk menghadirkan pengalaman konser yang aman, nyaman, profesional, dan berkesan bagi para penonton.

Lebih lanjut ia berharap YE Live in Jakarta tak hanya menjadi momen penting bagi penggemar musik, tetapi juga menunjukkan potensi Jakarta sebagai destinasi acara musik internasional sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja, pelaku usaha, dan industri kreatif Indonesia. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com