- Bursa Efek Indonesia resmi mengeluarkan delapan puluh saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan indeks mulai Senin, dua November dua tahun enam belas.
- Simulasi Samuel Sekuritas menunjukkan kebijakan tersebut berpotensi membuat IHSG melonjak secara matematis ke level enam ribu seratus dua puluh.
- Pemberlakuan aturan baru ini juga memicu penyusutan rasio harga terhadap laba bersih serta memperkuat dominasi saham berkapitalisasi besar.
Berdasarkan data penutupan perdagangan terakhir, terdapat sejumlah emiten berkapitalisasi pasar raksasa dengan bobot pengaruh signifikan yang terpaksa harus terdepak dari perhitungan IHSG akibat aturan HSC ini, di antaranya meliputi:
PT DCI Indonesia Tbk (DCII): dengan taksiran bobot sekitar 3,55 persen terhadap indeks.
PT Bayan Resources Tbk (BYAN): dengan taksiran bobot sekitar 3,20 persen terhadap indeks.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): dengan taksiran bobot sekitar 1,59 persen terhadap indeks.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): dengan taksiran bobot sekitar 1,34 persen terhadap indeks.
PT Indointernet Tbk (MORA): dengan taksiran bobot sekitar 1,05 persen terhadap indeks.
Di samping kelima emiten raksasa tersebut, kebijakan penyaringan kepemilikan saham tinggi ini turut menyapu puluhan emiten lain dari berbagai sektor industri. Rincian emiten lain yang masuk dalam daftar 80 saham HSC yang dikeluarkan antara lain:
Sektor Barang Baku: Meliputi pergerakan saham ALKA, BAJA, CITA, CMNT, DGWG, PSAB, AGII, dan IFSH.
Sektor Barang Konsumen Non-Primer: Meliputi pergerakan saham BELI, BIKE, CLAY, KONI, dan MDIA.
Sektor dan Emiten Lainnya: Meliputi pergerakan saham SSMS, SMMT, BMAS, TBIG, BALI, MAYA, ADES, MTEL, beserta sejumlah saham perusahaan tercatat lainnya.
Disclaimer: Artikel berita ini disajikan murni untuk tujuan penyampaian informasi publik terkait pergerakan pasar modal, rasio valuasi, dan kebijakan terbaru perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Seluruh isi tulisan bersifat informatif, faktual, dan objektif. Tulisan ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi untuk melakukan transaksi jual-beli saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca beserta seluruh risiko finansial yang menyertainya.