Konflik suporter sepakbola yang tak kunjung padam dan sudah merembet ke permasalahan lebih luas sebenarnya bisa diantisipasi atau dicegah jika budaya yang salah tak dilestarikan.
Satu contoh budaya salah yang dibiarkan misalnya secara diam-diam tanpa alasan yang jelas dan setelah itu kabur. Fenomena yang sangat sering muncul akhir-akhir ini.
Kondisi ini tentu sebenarnya juga salah satu hasil negatif saat sosial media dijadikan sebagai tempat untuk melakukan ujaran kebencian dan permusuhan.
Budaya-budaya negatif tersebut di atas sebenarnya mau tak mau, suka tak suka harus segera dihilangkan dari identias suporter Indonesia saat ini.
Lantas bagaimana caranya? Cara paling mudah ialah menumbuhkan rasa empati dan kembali ruh suporter itu sendiri.
Hal itu bisa terlaksana jika ada kesadaran kolektif yang sifatnya positif dari masing supporter agar tidak melakukan tindakan–tindakan konyol dan vandal, terhadap rivalnya.
Yang harus diingat untuk menumbukan empati ialah bahwa manusia merupakan mahluk yang mengedepankan mind, self, dan society atau bahasa familiarnya ialah akal budi. Itu yang dikatakan oleh Robert Herber Mead seorang sosiolog.
Kesadaran untuk lebih mengedapankan akal budi menjadi penting agar tak melihat sesamanya sebagai benda mati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!