Sepak terjang hacker dengan menggunakan nama Bjorka bikin geger negara ini. Presiden Jokowi bahkan sampai menggelar rapat internal di Istana Negara bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD serta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian.
Rapat internal yang berlangsung kemarin Senin 12 September untuk membahas dugaan kebocoran data yang terjadi di internet belakangan ini. Bjorka melalui grup Telegram mengklaim telah meretas surat menyurat milik Presiden Jokowi, termasuk surat dari Badan Intelijen Negara (BIN).
Klaim mampu membocorkan data yang bersifat rahasia negara itu diunggah akun Twitter @DarkTracer. Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar dari Bjorka bahwa surat dan dokumen untuk Presiden Indonesia, termasuk surat yang dikirimkan BIN dengan label rahasia telah bocor.
Tak berhenti di situ, Bjorka kemudian membocorkan dugaan data pribadi dari Johnny G Plate. Saat diminta oleh netizen untuk bocorkan dokumen soal dalang pembunuh Munir, Bjorka pun menyanggupinya.
Ia kemudian membongkar data pribadi dari ketua umum Partai Berkarya, Muchdi PR. Lantas siapa Bjorka? Benarkah dia adalah hacker dari luar negeri? atau justru dari dalam negeri?
Jika menelusuri kata Bjorka, kita akan menemukan bahwa nama itu kerap di pakai oleh orang Swedia.
Di negara Skandinavia tersebut, Bjorka memiliki arti Pohon Birch. Pohon ini sendiri cukup terkenal di dataran Eropa.
Pohon Birch dikenal karena kulitnya berwarna putih. Bjorka bisa dibilang merupakan bentuk maskulin dari nama Bjork yang biasa disematkan kepada anak perempuan.
Dikutip dari berbagai sumber, seseorang yang memiliki nama Bjorka disebut memiliki sifat emosional. Ia adalah orang yang berani namun ramah.
Baca Juga: Pembobolan Data oleh Bjorka, Pengamat: Pemerintah Punya Kebiasaan Menyangkal
Ia senang menerima hadiah sebagai ekspresi dari orang yang dicintainya. Ia cenderung manja dan cenderung memanjakan pasangan.
Di Swedia, nama Bjorka juga dikenal sebagai area pemukiman penduduk yang terletak di sebelah pusat Vala, tak jauh dari kota Helsingborg.
Mengutip dari situs sadslexikon.helsingborg, dulunya kawasan ini merupakan desa pertanian Kropp dan sudah ada sebelum abad ke-19. Daerah ini dikenal dengan nama Björkagården.
Daerah ini dikenal sebagai kawasan pertanian yang terdiri dari 400 hektar tanah dan 40 hektar hutan. Kawasan ini kemudian baru dibangun perumahan dan pusat perbelanjaan pada 1980-an.
Berita Terkait
-
Pembobolan Data oleh Bjorka, Pengamat: Pemerintah Punya Kebiasaan Menyangkal
-
Data Pribadinya Diacak-acak Hacker Bjorka, Puan Maharani Buru-buru Minta Pemerintah Audit Keamanan Siber
-
Geger Ulah Hacker Bjorka, Fadli Zon: Negara Telah Dipermalukan
-
Bjorka Senggol Tito Karnavian, Sebut Ferdy Sambo Merupakan Kelompoknya
-
Ulah Bjorka Bikin Resah, Hacker Indonesia Beri Ultimatum: Jangan Macam-macam dengan Negara Kami
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan