Kelompok suporter Persib Bandung, Bobotoh hari ini gelar aksi unjuk rasa di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jawa Barat.
Aksi unjuk rasa ini untuk memprotes terkait kebijakan tiket manajamen Persib Bandung. Aksi unjuk rasa ini dihadiri seluruh elemen Bobotoh.
Persib sendiri jika merujuk pada sejarahnya memiliki sejumlah basis suporter tidak hanya Viking Persib Club (VPC), ada Bomber (Bobotoh Maung Bandung Bersatu), Hooligan Persib, Jurig Persib, Flower City Casuals, Baraya, hingga Ultras Persib, serta kelompok lain yang tak bisa disebutkan satu per satu.
Sebenarnya panggilan awam untuk pendukung Persib sendiri ialah bobotoh. Apa itu bobotoh? Bobotoh jika merujuk pada arti dari kamus umum basa Sunda diartikan sebagai orang-orang yang mendorong atau membangun semangat bagi orang lain.
Artinya bisa disimpulkan jika di generasi awal para pendukung Persib lebih menggunakan nama bobotoh untuk mencirikan diri mereka.
Di fase selanjutnya kita kemudian atau mungkin sebagian pencinta Persib mengenal kelompok pecinta Persib yang disebut Balad Persib.
Siapa itu Balad Persib?
Dari sejumlah literatur yang ada, Balad Persib merupakan basis terbesar pencinta Persib yang memiliki pendukung sangat banyak di zamannya.
Bahkan di sejumlah literatur disebutkan bahwa kelompok Balad Persib inilah yang diduga menjadi kelompok pertama yang datang ke Jakarta pada medio 2000-an.
Baca Juga: Hadapi Persija di Pekan ke-11 BRI Liga 1, Persib Bandung Gelar Latihan Tertutup
Balad Persib sendiri disebut-sebut sebagai salah satu kelompok pendukung Persib yang datang ke Stadio Lebak Bulus saat laga Persija vs Persib dalam lanjutan Liga Indonesia 6 pada 2000 silam.
Balad Persib menjadi kelompok pendukung Persib yang paling banyak saat itu datang ke Lebak Bulus.
Soal siapa pendiri Balad Persib dan seperti apa sepak terjang mereka saat ini, sangat sulit menemukan literatur tertulis soal kelompok yang disebut-sebut sebagai kelompok tertua pendukung Persib Bandung.
Berita Terkait
-
Hadapi Persija di Pekan ke-11 BRI Liga 1, Persib Bandung Gelar Latihan Tertutup
-
Dokter Tim Persib Ungkap Kans Teja Paku Alam Main Lawan Persija
-
Kisah Tegang Pemilik Kendaraan Pelat B di Bandung, Pikir-pikir jika Mau Keluar saat Persib Jamu Persija
-
Gerudug Graha Persib, Begini Tuntutan Ribuan Bobotoh
-
Pemain Persib Febri Hariyadi Siap Pol-polan Lawan Persija di Stadion GBLA
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan