Fun game yang dilakukan Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mendapat respon negatif dari publik.
Kritik tajam diberikan publik pasca keduanya melalukan fun game di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam.
Pada hari yang sama, korban tragedi Kanjuruhan bertambah satu orang menjadi 133. Korban ke-133 tragedi Kanjuruhan tercatat atas nama Andi Setiawan (32), warga Jalan Mergosono, Kota Malang.
Kritik dan komentar pedas pun dialamatkan kepada Iwan Bule dan PSSI. Akun PSSI yang unggah foto fun game itu mendapat banyak komentar pedas.
Kritik tak hanya disampaikan netizen. Sejumlah jurnalis asing dan figur publik Indonesia juga menyindir aktivitas Presiden FIFA dan Iwan Bule.
"Gianni and Indonesian FA president all smiles, having a kick about just hours after the 133rd victim of the recent stadium tragedy succumbed to injuries. Not a good look," cuit akun @tariqpanja, penulis buku berjudul Football's Secret Trade.
Cuitan ini pun mendapat respon dari banyak pihak. "Yah namanya juga FIFA, jangan2 dia kesini juga dapet amplop," tulis akun @dds***
"FIFA 2-0 Humanity," sambung netizen lainnya.
Pihak PSSI lewat Sekjen Yunus Nusi mengatakan bahwa fun game itu diminta oleh Gianni Infantino.
Baca Juga: Momen Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA, Warganet: Nggak Ada Empati?
"Presiden FIFA beserta rombongan mengajak PSSI untuk bermain sepak bola. Ini bagian dari keinginan beliau," ujar Yunus mengutip dari Antara.
Menurut dia, pertandingan tersebut dilaksanakan sebagai simbol harapan sepak bola nasional tidak berhenti total setelah kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 133 orang dan membuat ratusan lainnya dirawat di rumah sakit.
"Apapun bisa terjadi di dunia, tetapi sepak bola diharapkan tetap berjalan," tutur Yunus.
Pertandingan persahabatan PSSI dan FIFA di Stadion Madya berlangsung mulai pukul 19.25 WIB hingga pukul 20.16 WIB.
Laga dua babak itu mempertandingkan tim berseragam hijau-putih dan tim hitam-merah. Gianni Infantino dan Mochamad Iriawan berada di tim hijau-putih.
Berita Terkait
-
PSSI dan FIFA Mainkan Fun Football, Para Public Figure Turut Angkat Bicara
-
Sambutan Hangat Erick Thohir ke Presiden FIFA, Publik: Tak Usah Bawa PSSI
-
Komnas HAM Periksa Peran PT LIB pada Kasus Stadion Kanjuruhan, Poin-poin Ini yang Jadi Sorotan
-
Temuan Komnas HAM: PSSI Inisasi Kerja Sama dengan Polri, Namun Tak Bahas Larangan Pengunaan Gas Air Mata
-
Momen Iwan Bule Main Bola Bareng Presiden FIFA, Warganet: Nggak Ada Empati?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting