Penyebab tragedi Itaewon yang sebabkan ratusan orang meninggal dunia saat ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian Korea Selatan.
Salah seorang saksi mata seperti dikutip dari laporan mk.co.kr menceritakan bahwa sesaat sebelum tragedi berdarah itu terjadi, kemunculan seorang BJ terkenal.
Sekedar informasi, BJ adalah Broadcast Jockeys. Biasanya seorang BJ di Korsel merupakan mantan anggota grup idola dan aktris.
"Dari laporan saksi mata tentang waktu kecelakaan, segera setelah kemunculan BJ yang terkenal. Penyelidikan diharapkan segera dilakukan pihak terkait," tulis laporan tersebut.
Banyak saksi mata di tempat kejadian bersaksi bahwa ketika seorang BJ terkenal muncul, orang-orang langsung berkumpul pada satu titik seolah berada di ruang konser.
"Selanjutnya yang terjadi para korban berdesakan. Beberapa orang mendorong terus secara bersama-sama hingga menimbulkan kepanikan,"
Bencana yang terjadi di Itaewon sendiri terpusat di sebuah gang sempit di jalan antara Stasiun Itaewon Pintu Keluar 1 dari World Food Street di belakang Hotel Hamilton.
Kontur jalan di area tersebut menurun yang curam dan memiliki panjang 45 km dengan lebar hanya 4 meter.
Pihak kepolisian Korsel saat ini masih dalam proses penyelidikan terkait penyebab tragedi Itaewon. Ada rumor yang beredar terkait penyebaran permen yang mengandung narkotika, namun hal itu dibantah pihak kepolisian.
Salah seorang pejabat kepolisian mengatakan kepada SBS News bahwa kondisi jalan saat itu sangat licin akibat banyaknya alkohol yang tertumpah.
"Kondisi jalan di lokasi sangat licin dan alkohol serta cairan lain tergenang di lantai hingga membuat banyak orang tergelincir," jelas pejabat kepolisian Korsel tersebut.
Korban tragedi Itaewon terus bertambah. Berdasarkan laporan terakhir pada 30 Oktober 2022 pukul 09:30 waktu setempat, korban tewas kini bertambah menjadi 151 orang.
Sebelumnya data korban tewas ialah 149 orang. Data 149 orang tewas ini pada pukul 06:00 waktu setempat.
"Pukul 09:30 pada tanggal 30, pemadam kebakaran mengumumkan bahwa jumlahh korban tewas adalah 151 bertambah dua orang dari data pukul 06:00 pagi. Sebagian besar korban masih berusia 20 tahunan,"
Tag
Berita Terkait
-
Saling Injak Hingga Kehabisan Nafas, Begini Kronologi 149 Orang Tewas Berdesakan Saat Pesta Hallowen Di Itaewon
-
Ngerinya Tragedi Halloween di Korsel, 50 Orang Dilaporkan Mengalami Henti Jantung
-
Update Korban Tewas Tragedi Itaewon: 151 Orang Tewas, Mayoritas Berusia 20 Tahun
-
Korban Tewas di Pesta Halloween Dikabarkan Terus Bertambah, Berikut Kronologinya
-
KBRI Ungkap 149 Orang Tewas dan 76 Luka-Luka pada Acara Halloween di Korsel, Ada Warga Negara Indonesia (WNI)?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien