Stadion Santiago Bernabeu 2013. Penonton penuh sesak di sana. Wajar karena saat itu dihelat laga epik antar rival abadi, Real Madrid vs Barcelona. Ada satu adegan menarik kala itu, Gerard Pique dan Carles Puyol jadi aktornya.
Saat akan sepak pojok, Pique mengambil korek yang dilemparkan ke arahnya dari kerumunan penonton. Bak pemain sandiwara, Pique terlihat kesakitan dan pegang kepalanya. Ia kemudian coba tunjukkan korek itu ke wasit.
Namun sebelum korek itu sampai ke tangan wasit, kapten Barcelona Carles Puyol mencegahnya. Pemimpin sejati Barca itu langsung mengambil korek dari tangan Pique dan melemparnya ke luar lapangan.
Mimik Puyol seolah menegaskan kepada Pique untuk fokus kepada pertandingan dan hentikan drama omong kosong yang ganggu pertandingan.
Kondisi di atas adalah gambaran dari duet bek Barcelona yang kontras. Duet Pique dan Puyol dianggap banyak orang ialah pasangan kontras. Menariknya duet keduanya jadi salah satu terbaik di sepanjang sejarah Blaugrana.
Puyol berasal dari Pobla de Segur, di wilayah utara Catalonia. Ia berasal dari keluarga konservatif yang menjunjung nilai kesopanan.
Sementara Pique sebaliknya. Ia berlatar belakang keluarga cucu mantan direktur Barcelona. Ayahnya ialah seorang dokter. Pique terbiasa dengan sorot kamera karena pernah menikah dengan bintang pop paling populer abad 21, Shakira.
Meski memiliki latar belakang kontras, ada satu kesamaan antara keduanya. Pique dan Puyol sama-sama mencintai Barcelona, keduanya sama-sama mencintai Catalonia.
Menariknya antara Pique dan Puyol juga memiliki satu kesamaan di awal kariernya. Pique di awal berkarier bermain di lnii tengah hingga akhirnya bergeser jadi pemain belakang.
Baca Juga: Laga Melawan Almeria Jadi Pertandingan Terakhir Gerard Pique di Barcelona
Pun dengan Puyol. Ia mengawali karier sebagai penyerang. Akan tetapi saat masuk ke akademi sepak bola, Puyol di-plot sebagai bek hingga akhir kariernya.
Pique dan Puyol sempat terpisah dan baru berpasangan lagi pada 2008. Hal itu lantaran Pique sempat ditarik Sir Alex Ferguson ke Manchester United pada 2004.
Masa muda Pique tak hanya dihabiskan di Catalonia namun juga di Manchester, Inggris. Di klub berjuluk Red Devils itu, Pique sempat persembahkan gelar Liga Inggris dan Community Shield. Di usia 21, Pique juga debut di Liga Champions bersama Manchester United.
Musim 2008-09, Pique dan Puyol jadi tulang punggung Barcelona yang dilatih oleh Pep Guardiola. Keduanya berperan besar antarkan tiga gelar dalam satu musim, LaLiga, Copa del Rey dan Liga Champions.
Terlepas dari kepribadian keduanya, Pique akan selalu mudah dijinakkan dan diajarkan oleh Puyol. Cinta Puyol sebagai kapten kepada Pique tak luntur. Puyol selalu memperhatikan gerak gerik Pique saat berada di lapangan.
Mei 2014, Carles Puyol putuskan pensiun. Cedera jadi faktor utama Puyol berpisah dengan Pique di lini belakang Barcelona.
Berita Terkait
-
Laga Melawan Almeria Jadi Pertandingan Terakhir Gerard Pique di Barcelona
-
Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sederet Prestasi Gerard Pique
-
Jose Mourinho usai Roma ke Playoff Liga Europa: Hiu-hiu Gagal Liga Champions akan Datang
-
Gerard Pique Pensiun, Duel Barcelona vs Almeria Jadi Laga Perpisahan
-
Erik ten Hag Tak Masalah Man United Jumpa Barcelona atau Juventus di Playoff 16 Besar Liga Europa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss