Publik dibuat heboh dengan kisah perselingkuhan antara mertua dengan menantu. Kisah menyakitkan ini dialami seorang perempuan bernama Norma Risma.
Ibu Norma Risma kedapatan selingkuh dengan suaminya. Bahkan suami dari Norma Risma sampai melakukan hubungan badan dengan mertuanya tersebut.
Kisah pedih yang dialami oleh Norma Risma pun jadi perhatian publik. Belakangan beredar isi pesan si ibu yang ditujukan kepada Norma Risma.
Ibu Norma Risma dengan inisial RA diketahui mengirim pesan untuk anaknya tersebut. Isi pesan tersebut diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official.
Dari tangkapan layar tersebut, muncul pesan WhatsApp yang diketahui diambil dari akun Facebook bernama Norma Risma.
Di awal, sosok RA di pesan tersebut mencoba membujuk Norma Risma untuk membalas pesannya.
“Balas pesan, Mamak nak,” tulis RA mengawali percakapan.
Tak mendapat balasan dari Norma, RA kemudian mencoba melakukan video call, namun kembali tak direspon.
RA kemudian kembali mengirimkan pesan. Isi pesan kedua itu, RA mencoba meminta maaf hingga singgung soal surga ada di telapak kaki ibu.
“Mamak minta maaf, semenjak itu terjadi semua orang membenci mamak. Sekarang kemana-mana malu, sekarang sudah pisah dengan bapak dan tidak tinggal di rumah lagi,”
Tak sampai disitu, RA kemudian mengutip hadits Rasulullah SAW soal orang tua.
“Bagaimana pun kesalahan orang tua, saya tetap mamak kandungmu nak, Surga ditelapak kaki ibu. Maaf ya nak mohon dibalas, mamak ingin semua baik lagi keluarga kita dan kamu mamak janji sangat,” tulis RA.
Namun, belum diketahui kebenaran apakah betul chat tersebut dikirimkan RA kepada anaknya, Norma Risma.
Sebelumnya, Norma Risma saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Denny Sumargo mengatakan bahwa ibunya itu sampai sekarang belum mengucapkan maaf.
“Gak tau deh, kayanya gak akan minta maaf juga sih menurut aku karena kan sampe detik ini juga dia gak minta maaf,” kata Norma Risma.
Berita Terkait
-
Norma Risma Dicibir Sebab Bongkar Aib Keluarga Cerita Perselingkuhan Ibu Dengan Suami, Dari Hukum Islam Gimana Sih?
-
5 Kuliner Viral di Pasar Kranggan Jogja, The Real Hidden Gems!
-
Viral Dua Pemuda Diduga Buat Konten Lelucon soal Kecelakaan di Tikungan Pacet, Warganet Geram
-
Ibu Norma Risma Minta Maaf Usai Zina dengan Menantu Sambil Ingatkan Soal Surga, Warganet: Seenak Jidat
-
Unggah Foto Pakai Baju Renang, Wulan Guritno Dibandingkan Dengan Ibu Norma Risma
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan