Mucikari, germo, atau lelaki hidung belang adalah orang yang berperan sebagai pengasuh, perantara, dan/atau pemilik pekerja seks komersial.
PSK bisa saja tidak tinggal bersama dengan muncikari, namun selalu berhubungan dengan sosok 'pengasuh' tersebut.
Mucikari dapat pula berperan dalam memberi perlindungan kepada pekerja seks komersial dari pengguna jasa yang berbuat kurang ajar atau merugikan pekerja seks komersial.
Dalam kebanyakan praktek prostitusi, khususnya yang bersifat massal, pekerja seks biasanya tidak berhubungan langsung dengan pengguna jasa.
Mucikari berperan sebagai penghubung kedua pihak ini dan akan mendapat komisi dari penerimaan pekerja seks komersial yang persentasenya dibagi berdasarkan perjanjian.
Mucikari biasanya amat dominan dalam mengatur hubungan ini, karena banyak pekerja seks komersial yang "berhutang budi" kepadanya.
Banyak pekerja seks komersial yang diangkat dari kemiskinan oleh mucikari, walaupun dapat terjadi eksploitasi oleh mucikari kepada pelacur asuhannya. Di kebanyakan negara praktik mucikari merupakan ilegal karena potensi penyalahgunaan yang tinggi.
Cerita Thesesa Berkley
Theresa Berkley atau Berkeley adalah wanita asal Inggris yang hidup di abad ke-19. Ia menjalankan rumah bordil di Jalan Hallam, tepat di sebelah timur Portland Place, Marylebone, London.
Baca Juga: Sosok Baru Muncul di Kasus Viral Rozy Selingkuh dengan Mertua, Ungkap Fakta Mengejutkan
Dia terkenal sebagai penemu "chevalet" atau "Berkley Horse". Salah satu rumah bordil yang tenar di Inggris di abad ke-19.
Theresa Berkley mengelola rumah bordil kelas atas di usia 28 tahun yang terletak di Jalan Charlotte, sekarang bernama 84-94 Jalan Hallam. Dia menganggap dirinya sebagai seorang "pengasuh" saat melakukan praktik BDSM.
Dia menemukan "Berkley Horse", sebuah praktek seksual yang kabarnya membuatnya kaya dengan mencambuk pria dan wanita kaya pada saat itu.
Tidak ada karya seni yang menggambarkan seperti apa rupa Theresa Berkley, dan deskripsi mengenai dirinya hanya digambarkan sebagai sosok yang menarik, dengan disposisi yang kuat.
Theresa Berkley adalah ahli dengan semua instrumen penyiksaan, bakatnya menjadi sangat dicari oleh para pejabat saat itu.
Ia dianggap sebagai ahli seni menimbulkan rasa sakit demi kesenangan, dan mempraktikkan privasi mutlak untuk melindungi kliennya.
Berita Terkait
-
Kenali 5 Alasan Om Arif dalam Serial 'Kupu-Kupu Malam' Memilih Jajan Di Luar
-
Chelsea vs Manchester City: Sudah Fenomenal, Pep Guardiola Sebut Erling Haaland Masih Bisa Jauh Lebih Baik Lagi
-
Cuma Tim Papan Tengah, Chelsea Tetap Pede Bisa Sulitkan Manchester City di Stamford Bridge
-
Sah! Harry Kane - Son Heung Min Jadi Duet Paling Subur di Liga Inggris
-
Link Live Streaming Chelsea vs Manchester City di Liga Inggris 6 Januari, Jangan Terlewat Duel Seru
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah