- Presiden Donald Trump dan Xi Jinping mengadakan pertemuan bilateral membahas hubungan dagang serta geopolitik di Beijing, China.
- Insiden keributan sempat terjadi di area media saat kedatangan delegasi Amerika Serikat di Great Hall of the People.
- Meskipun terjadi kekacauan singkat, pertemuan kedua pemimpin tetap berlangsung sesuai agenda untuk membahas kerja sama ekonomi kedua negara.
Suara.com - Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing mendadak diwarnai insiden ricuh.
Keributan itu terjadi sesaat sebelum pembicaraan resmi kedua pemimpin dimulai di dalam ruang pertemuan besar di Great Hall of the People.
Rekaman siaran langsung televisi memperlihatkan suasana mendadak kacau ketika sebuah kamera terlihat jatuh ke lantai.
Dalam video yang beredar viral di sosial media terdengar teriakan keras dan makian, 'keluar kau, setan', yang diduga dilontarkan di area media.
Dilansir dari Irish Star, insiden itu terjadi ketika Trump baru memasuki ruangan bersama delegasi Amerika Serikat.
Di saat bersamaan, sejumlah awak media dan petugas tampak bergerak cepat di sekitar lokasi.
Meski terjadi kericuhan singkat, agenda pertemuan antara Trump dan Xi Jinping tetap berjalan sesuai rencana.
Kedua pemimpin tetap melanjutkan pembicaraan bilateral mengenai hubungan dagang, investasi, hingga isu geopolitik global.
Sebelumnya, Trump mendapat sambutan kenegaraan mewah saat tiba di Beijing.
Baca Juga: Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
Presiden AS itu disambut Xi Jinping di karpet merah dengan iringan musik militer serta barisan anak-anak yang mengibarkan bendera Amerika Serikat dan China.
Trump juga hadir bersama rombongan besar pejabat dan tokoh bisnis Amerika Serikat.
Putranya, Eric Trump, menantu perempuannya Lara Trump, hingga miliarder teknologi Elon Musk turut terlihat mendampingi.
Dalam pembukaan pertemuan, Xi Jinping menekankan pentingnya kerja sama antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Menurut Xi, konfrontasi hanya akan merugikan kedua pihak.
“Kerja sama akan menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi hanya membawa kerugian,” ujar Xi Jinping.
Trump juga menyampaikan optimisme terhadap hubungan Washington dan Beijing. Ia mengklaim telah membawa sejumlah pemimpin bisnis terbesar dunia dalam kunjungan tersebut.
“Saya mengundang 30 pemimpin bisnis terbaik dunia dan semuanya datang,” kata Trump di hadapan delegasi China.
Berita Terkait
-
Xi Jinping Ancam Donald Trump Perang Terbuka Jika AS Terus Ikut Campur Urusan Taiwan.
-
Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping
-
Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur