Rambo dikenal sosok rekaan pahlawan asal Amerika Serikat. Rambo dikenal karakter ciptaan film Hollywood. Aktor Sylvester Stallone sukses memerankan tokoh ini.
Di dunia nyata, sosok Pratu Suparlan layak disematkan sebagai Rambo Indonesia. Bagi prajurit Kopassus, sosok Pratu Suparlan bukan tokoh ciptaaan sebuah film. Ia prajurit yang memiliki cerita heroik.
Cerita heroik Pratu Suparlan bermula saat ia ditugaskan ke Timor-Timur. Saat itu Pratu Suparlan merupakan anggota tentara Nanggala-LII Kopassanda.
Pratu Suparlan saat itu di bawah pimpinan Letna Poniman Dasuki. Pada 9 Januari 1983, Pratu Suparlan bersama Poniman berpatroli di KV 34 Komplek Liasidi, kawasan yang saat rawan karena dikuasai Fretilin.
Saat tengah berpatroli, Pratu Suparlan dan rekan-rekannya diadang ratusan Fretelin. Posisi Pratu Suparlan dan rekan-rekannya saat itu tidak strategis.
Mereka berada di pinggir jurang, sementara anggota Fretelin di posisi ketinggian. Dikutip dari laman resmi kopassus.mil.id., Dan Tim meminta anggotanya untuk meloloskan dari sergapan Fretelin.
Satu-satunya untuk bisa meloloskan diri ialah dari celah jurang. Di kondisi genting seperti, Pratu Suparlan maju menghadang musuh.
Melihat rekannya yang memegang senapan mesin gugur, Pratu Suparlan dengan heroik segera mengambil senjata tersebut. Meski ditembaki Fretilin, Suparlan tak gentar.
Peluru dibalas dengan peluru. Pratu Suparlan terus melawan hingga senjatanya habis. Ia pun terkena tembakan. Meski dengan kondisi berlumuran darah, Pratu Suparlan terus melawan.
Baca Juga: Persib Belum Terkalahkan di 14 Laga, Stefano Cugurra: Mudah-mudahan Bali United Bisa Menang
Saat senapan miliknya sudah kehabisan peluru, Pratu Suparlan tak menyerah. Ia mengambil pisau Komando miliknya dan berhasil merobohkan enam orang Fretelin.
Hingga titik darah penghabisan Pratu Suparlan terus melawan anggota Fretelin. Pada satu titik, ia kemudian duduk karena sudah tak lagi melawan.
Ia pun diserang beramai-ramai oleh Fretelin. Sebuah tembakan tepat mengenai lehernya. Namun Suparlan belum habis.
Di penghujung nafas, Pratu Suparlan mengambil granat dari dalam celananya. Dalam hitungan detik, ia mencabut pin granat milknya dan melompat ke arah anggota Fretelin seraya berteriak, 'Allahu Akbar'.
Kisah heroik Pratu Suparlan ini begitu menggetarkan. Ia gugur dengan gagah berani. Pratu Suparlan ditemukan dalam kondisi tidak utuh.
Keberanian Pratu Suparlan begitu dikagumi prajurut Kopasuss. Ia kemudian dianugrahi KPLB alias kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kopda (Anm). Tanda jasa Bintang Sakti pun diberikan kepada Pratu Suparlan.
Nama Suparlan terpahat di atas batu granit hitam Monumen Seroja di Komplek Markas Besar TNI Cilangkap serta diabadikan sebagai nama Lapangan Udara Perintis di Pusdikpasus Batujajar, Bandung yang diresmikan Kasad Jenderal TNI Edi Sudrajat pada 26 Mei 1991.
Berita Terkait
-
5 Pemain Indonesia yang Pernah Merumput di Timor Leste, Boaz Solossa Salah Satunya
-
3 Pemain Kunci Brunei Darussalam di Piala AFF 2022
-
Inilah 5 Negara Termuda di Dunia, Ada yang Baru Berumur 3 Tahun!
-
8 WNA Asal Timor Leste yang Masuki Indonesia Lewat Belu Dideportasi
-
Imigrasi Atambua Amankan 7 Warga Timor Leste di Pasar Tradisional Kabupaten Belu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA