Publik kembali dibuat geger dengan beredar video aksi penganiayaan sadis yang dilakukan anak polisi kepada seorang mahasiswa.
Terduga pelaku penganiayaan bernama Aditya Hasibuan, ia adalah anak dari Kompol Achiruddin Hasibuan, eks Kasat Narkoba Deli Serdang. Sementara korban adalah Ken Admiral, adik dari selebgram Dinda Safar.
"Aditya Hasibuan anak Kompol Abdul Rahman melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral seorang mahasiswa," tulis akun Twitter @mazzini_gsp disertai dengan video aksi sadis dari Aditya Hasibuan.
"Sudah mengalami kerugian saat korban menagih ganti rugi ke rumahnya, Kompol Abdul Rahman malah menyuruh seseorang untuk mengambil senjata laras panjang,"
Pada video yang beredar terlihat bagaimana Aditya Hasibuan dengan sadis menghajar korban berkali-kali. Kepala korban sampai dibenturkan ke tanah.
"Adek dinda safay tu korbannya," tulis salah satu netizen.
"Betul, korban pemukulan adiknya Kak Dinda Safay, tadi siang Kak Dinda hubungin gue lewat instagram, setelah baca semua kronologi dan BAP, barulah gue buat thread ini," jawab Mazzani.
Dari kronologis yang diunggah oleh korban, aksi penganiayaan ini terjadi karena Ken menolak untuk mengajak bermain. Sebelum menganiaya secara sadis, Aditya sempat memukul sebanyak tiga kali di pelipis dan merusak mobil korban.
Korban lantas datang ke rumah Aditya dan meminta pihak keluarga untuk bertanggung jawab. Namun sampai di rumah pelaku, korban sempat ditodong senjata laras panjang oleh anak buah dari ayah pelaku.
Baca Juga: Cek Fakta: Tia Pemulung Cantik yang Viral Terbujur Kaku Setelah Menjalani Puasa, Benarkah?
Kompol Achiruddin Hasibuan kemudian membiarkan saat anaknya melakukan penganiayaan kepada korban. Saat korban sudah dalam keadaan tak berdaya, salah satu keluarga Aditya berteriak, "Bilang Dulum Ampun Aditya,"
Video viral ini pun membuat publik geram dan meminta aparat kepolisian segera menyelesaikan kasus ini.
Berita Terkait
-
Viral Pengendara Yamaha N-Max Tabrak Alfamart hingga Porak Poranda, Netizen: Karena Ngantuk atau Mabuk?
-
Viral Anak Gerebek Perselingkuhan Ibu dengan Seorang Kakek, Netizen: Nafas Tinggal Senin-Kamis Banyak Tingkah
-
Viral! Seorang Anak Bagikan Kisah Sedih Saat Kunjungi Ayah Kandung: Diacuhkan, Tidur di Teras Lalu Diusir
-
Viral Video Murid SMK Ngamuk Ditegur karena Datang Telat, Netizen: Omongan Gurunya Juga Nyakitin
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati