/
Rabu, 20 September 2023 | 12:17 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui awak media di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8/2023) sore. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Pengamat sepak bola yang juga eks CEO klub LPI Tangerang Wolves, Akmal Marhali mendesak PSSI untuk berikan hukuman kepada Persis Solo karean tak melepas Ramadhan Sananta ke Timnas Indonesia U-24. 

Akmal mempertanyakan keberanian PSSI untuk hukum Persis Solo di kasus Ramadhan Sananta. Akmal juga singgung soal bos Persis Kaesang Pangarep. 

"Sekarang kita tunggu, apakah PSSI berani menghukum Persis Solo yang mendadak tak melepas Ramadhan Sananta? Ini tanda tanya besar apalagi Persis Solo dipegang oleh Kaesan yang notabene anak dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo," ungkap Akmal, seperti dikutip Rabu (20/9). 

"Nah ini yang akan jadi problem ke depan, apakah PSSI berani menghukum Persis Solo atau dibiarkan dan kasus tarik ulur pemain akan terus terulang," tambah pria yang juga mengaku murid ngaji dari Wapres Ma'ruf Amin.

Tak bermainnya Ramadhan Sananta di Timnas Indonesia U-24 pada ajang Asian Games 2022 jadi sorotan. Pelatih Indra Sjafri sebelumnya mengatakan bahwa sebenarnya Persis telah berikan izin untuk Ramadhan Sananta bermain di Asian Games 2022. 

“Dari hasil diskusi dan komitmen saya dengan klub, salah satunya Persis Solo, sebelumnya setuju memberikan pemain memperkuat timnas Asian Games. Untuk Persis Solo kita panggil hanya satu pemain, yaitu Ramadhan Sananta,” jelas Indra Sjafri seperti dikutip dari laman resmi PSSI. 

“Atas Izin Persis Solo dan komitmen manager, Persis menyetujui Sananta bergabung dengan permintaan bermain terlebih dulu melawan PSIS Semarang, di tanggal 16 September 2023. Kita setujui dan sepakat pemain yang bersangkutan berangkat menyusul ke Huangzhou tanggal 18 September 2023 dini hari.”

“Tapi akhirnya Sananta tidak dibolehkan berangkat. Padahal id card sudah diterbitkan oleh panitia Asian Games. Tiket keberangkatan ke Huangzhou juga sudah disiapkan untuk semua pemain yang menyusul dengan penerbangan tanggal 18 September dini hari pukul 00:15 WIB."

Baca Juga: Kronologis Ramadhan Sananta Tak Diizinkan Persis Bela Timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri Singgung Soal Komitmen

Load More