Pengamat sepak bola yang juga eks CEO klub LPI Tangerang Wolves, Akmal Marhali mendesak PSSI untuk berikan hukuman kepada Persis Solo karean tak melepas Ramadhan Sananta ke Timnas Indonesia U-24.
Akmal mempertanyakan keberanian PSSI untuk hukum Persis Solo di kasus Ramadhan Sananta. Akmal juga singgung soal bos Persis Kaesang Pangarep.
"Sekarang kita tunggu, apakah PSSI berani menghukum Persis Solo yang mendadak tak melepas Ramadhan Sananta? Ini tanda tanya besar apalagi Persis Solo dipegang oleh Kaesan yang notabene anak dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo," ungkap Akmal, seperti dikutip Rabu (20/9).
"Nah ini yang akan jadi problem ke depan, apakah PSSI berani menghukum Persis Solo atau dibiarkan dan kasus tarik ulur pemain akan terus terulang," tambah pria yang juga mengaku murid ngaji dari Wapres Ma'ruf Amin.
Tak bermainnya Ramadhan Sananta di Timnas Indonesia U-24 pada ajang Asian Games 2022 jadi sorotan. Pelatih Indra Sjafri sebelumnya mengatakan bahwa sebenarnya Persis telah berikan izin untuk Ramadhan Sananta bermain di Asian Games 2022.
“Dari hasil diskusi dan komitmen saya dengan klub, salah satunya Persis Solo, sebelumnya setuju memberikan pemain memperkuat timnas Asian Games. Untuk Persis Solo kita panggil hanya satu pemain, yaitu Ramadhan Sananta,” jelas Indra Sjafri seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
“Atas Izin Persis Solo dan komitmen manager, Persis menyetujui Sananta bergabung dengan permintaan bermain terlebih dulu melawan PSIS Semarang, di tanggal 16 September 2023. Kita setujui dan sepakat pemain yang bersangkutan berangkat menyusul ke Huangzhou tanggal 18 September 2023 dini hari.”
“Tapi akhirnya Sananta tidak dibolehkan berangkat. Padahal id card sudah diterbitkan oleh panitia Asian Games. Tiket keberangkatan ke Huangzhou juga sudah disiapkan untuk semua pemain yang menyusul dengan penerbangan tanggal 18 September dini hari pukul 00:15 WIB."
Tag
Berita Terkait
-
Punya Poin dan Selisih Gol Sama dengan Korut, Ini Alasan Timnas Indonesia Jadi Pemuncak Klasemen Grup F Asian Games 2022
-
Update Persiapan Piala Dunia U-17, FIFA Kasih Target Jumlah Penonton
-
Hitung Prediksi Timnas Indonesia Bisa Lolos Babak 16 Besar Asian Games 2023, Harus Hajar Siapa Lagi?
-
Indra Sjafri Ungkap Sulitnya Kondisi Timnas Indonesia U-24 Sebelum Hajar Kirgistan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta