Suara.com - Kedatangan Timnas U-19 ke Kabupaten Kutai Kartanegara disambut tarian khas Kutai. Setiba di Pendopo Odah Etam, kota Tenggarong, tari Jepen menyambut kedatangan rombongan Garuda Jaya. Kedatangan Evan Dimas dkk dalam rangka memenuhi jadwal rangkaian uji coba bertajuk Tur Nusantara menghadapi Mitra Kukar U-21.
Usai menyaksikan tari tradisional, rombongan menghadiri jamuan makan malam yang dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Kutai Kartanegara HM Ghufron Yusuf.
Kepada Evan Dimas dan para punggawa Garuda Jaya lainnya, Ghufron berharap mereka akan menampilkan tontonan menarik yang didasari sportifitas tinggi. Dalam kesempatan itu, Ghufron juga mengatakan bahwa impian pemuda untuk menjadi pemain timnas harus didukung penuh melalui perencanaan matang dan program berjenjang yang sistematis.
"Tentunya, kompetisi rutin juga merupakan bagian dari upaya melahirkan pemain berbakat. Ini juga tantangan Kutai Kartanegara agar bisa menghasilkan putra daerah yang handal dalam sepak bola. Saat ini Kutai Kartanegara sudah memiliki tim profesional yakni kesebelasan Mitra Kukar dan Mitra Kukar U-21," tukas Ghufron.
Dalam laga yang akan dihelat di Stadion Aji Imbut, Ghufron memperkirakan stadion tidak akan di banjiri penonton karena beberapa hal. Salah satunya adalah pembangunan jembatan pengganti yang menghubungkan kota Tenggarong dengan Tenggarong Seberang yang belum selesai.
"Konsentrasi penduduk banyak disini (Kota Tenggarong) sementara stadion berada di Tenggarong Seberang sehingga jika warga mau menyeberang mereka harus menggunakan kapal kayu tradisional," aku Ghufron.
Laga kontra Mitra Kukar merupakan laga penutup Tur Nusantara Timnas U-19. Dalam rangkaian tur tersebut, timnas belum terkalahkan. Sebelumnya Garuda Jaya menghadapi Putra Samarinda di Stadion Palaran. Dalam laga tersebut, Evan Dimas dkk meraih kemenangan 0-2. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey