Suara.com - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman mengatakan bahwa program latihan yang diterapkan di Persib tidak jauh berbeda dengan program yang diterapkan raksasa Inggris, Manchester United. Menurut Djadjang, yang membedakan adalah fasilitas pendukung. Fasilitas pendukung program latihan yang dimiliki MU lebih lengkap.
"Program dan sistem latihan tidak jauh beda, hanya mereka memiliki fasilitas pendukung yang jauh lebih lengkap dan komplit. Itu yang membuat berbeda," kata Djadjang.
Djadjang merupakan salah satu pelatih yang pernah datang ke markas MU di Carington Manchester, Inggris. Dalam kunjungannya ke Inggris, 13-16 Maret 2014 lalu, Jajang juga berkesempatan mengunjungi Old Trafford serta menyaksikan pertandingan MU vs Liverpool.
Djadjang berangkat ke Inggris bersama Direktur Pemasaran PT. Persib Bandung Bermartabat, M Farhan. Kunjungannya ke Inggris adalah bagian dari kerja sama sponsor, PT. Multistrada Arah Sarana. Selain Djadjang, kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah pelatih klub lain dari seluruh dunia.
Lewat kesempatan itu, Djadjang mengaku belajar banyak dalam hal meningkatkan profesionalisme manajemen sepak bola modern yang dapat menjadi pembelajaran bagi perkembangan Persib Bandung.
"Kesempatan ini, dalam rangka memberikan gambaran tentang pengelolaan manajemen sepak bola modern, kami disuguhi dengan berbagai persentasi," katanya.
Djadjang juga mendapat kesempatan untuk menyaksikan latihan United yang dipimpin langsung oleh manajer David Moyes. Ia pun mengaku senang memiliki kesempatan bertemu langsung dengan legenda MU, Ryan Giggs.
"Yang membuat saya sangat senang bisa bertemu dengan gelandang Ryan Giggs. Ia pemain idola saya dan ia memang sangat simpatik," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera