Suara.com - PSSI meminta maaf kepada masyarakat Ternate, Maluku Utara (Malut). Permintaan maaf ini terkait pembatalan pertandingan Timnas U-19 melawan Persiter Ternate U-19 dalam rangkaian Tur Nusantara pada 24 Maret 2014.
Pembatalan pertandingan tertuang dalam surat nomor 334/PGD/19/III-2014 tertanggal 20 Maret 2014 yang ditandatangani Sekjen PSSI Joko Driyono. Surat pembatalan ditujukan kepada Asprov PSSI Malut.
"Menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Malut atas terjadinya penundaan pertandingan ujicoba antara Timnas U-19 melawan Persiter yang rencananya berlangsung 21 Maret, kemudian ditunda 24 Maret 2014," ujar Sekretaris Persiter Hasbi Yusuf di Ternate, Sabtu (22/3/2014).
Menurut jadwal resmi yang dirilis PSSI, seharusnya uji tanding Persiter melawan Timnas U-19 dilaksanakan di stadion Gelora Kieraha Ternate (21/3/2014).
"Itu adalah jadwal resmi yang dikeluarkan PSSI, hanya saja ada masalah teknis di Balikpapan, sehingga jadwal timnas harus berubah dan tim Persiter dijadwalkan akan bertanding melawan Timnas U-19 pada bulan Juni mendatang," katanya.
Meski mengalami penundaan cukup lama, Hasbi mengatakan Persiter yang telah menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih sebulan terakahir akan dipertahankan. Tim tetap melakukan latihan namun intensitasnya akan dikurangi.
"Pelatih masih punya kesempatan untuk kembali merekrut pemain-pemain baru potensial, sehingga bulan Juni nanti, Persiter lebih siap lagi menghadapi Timnas U-19. Kita berharap kemenangan Persiter pada tahun 2012 lalu saat mengalahkan Timnas U-17, bisa terulang," kata Hasbi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey