Suara.com - Timnas Indonesia U-19 baru saja menyelesaikan pertandingan Tur Nusantara. Kini Evan Dimas dan kawan kawan langsung menatap ujicoba internasional menuju kawasan Timur Tengah sesuai dengan program Badan Tim Nasional (BTN).
Timnas U-19 rencananya akan menjalani pertandingan ujicoba internasional dan kemungkinan salah satu lawannya adalah Oman, 10 April. Sebelum bertanding, juara Piala AFF 2013 U-19 ini akan menjalani ibadah umroh. Rencananya tim bertolak ke Timur Tengah, 1 April.
"Selama Tur Nusantara perkembangan tim cukup positif. Namun kami tetap akan melakukan evaluasi sebelum ke Timur Tengah. Secara umum tim sudah siap untuk bertanding disana," kata pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Pria kelahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu menegaskan, evaluasi yang dilakukan meliputi semua aspek. Untuk itu pihaknya akan meminta laporan dari semua jajaran pelatih serta tim pendukung yang selama ini ikut mengontrol perkembangan tim yang dipersiapkan untuk Piala AFC 2014 di Myanmar itu.
Dari hasil evaluasi itu, kata dia, selanjutnya akan diaplikasikan pada pemusatan latihan sebelum bertolak ke Timur Tengah. Kelemahan selama Tur Nusantara akan diperbaiki selama menjalani pemusatan latihan yang rencananya kembali dilakukan di Yogyakarta mulai 25 Maret.
"Dari 13 pertandingan yang telah dijalani sudah tentu ada peningkatan. Namun kami belum bisa menjelaskan secara detail saat ini. Setelah semua data terkumpul maka akan diumumkan," kata Indra Sjafri menambahkan.
Selama menjalani Tur Nusantara, Muhammad Hargianto dan kawan-kawan memang tidak pernah mengalami kekalahanan. Hanya saja, ada beberapa pertandingan yang dinilai kurang maksimal yaitu saat mengalahkan tim Pra PON Yogyakarta. Meski menang 3-2, pola permainan timnas kurang sesuai dengan harapan.
Tur Nusantara selain untuk menguji kemampuan Tim Garuda Jaya, juga sebagai ajang pencarian bakat pemain potensial. Terbukti ada beberapa pemain yang langsung diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya bersama timnas. Selain itu timnas juga mampu menyedot perhatian masyarakat dengan mendukung langsung saat pertandingan digelar. (Antara)
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey