Suara.com - Meski tak berpengaruh lagi dalam perebutan gelar Bundesliga, namun laga "Der Klassiker" antara dua klub besar, Bayern Munich versus Borussia Dortmund, tetap berlangsung cukup seru. Hasilnya, Dortmund yang "mengamuk" di Allianz-Arena mampu menang telak dengan skor 3-0.
Laga ini memang terutama penting artinya bagi Dortmund, demi menjauh dari Schalke 04 yang sampai pertandingan ini dimulai masih menempel dengan poin sama 58. Namun dengan hasil ini, Dortmund kembali bisa menjaga jarak di posisi kedua klasemen dengan selisih 3 poin.
Bayern yang tetap diperkuat para pemain intinya, bisa dikatakan tak berkutik di hadapan tamunya dalam laga ini. Setelah sejumlah peluang, gol pembuka Dortmund, tim yang harus tersingkir di perempat final Liga Champions, itu akhirnya tercipta pada menit ke-20, lewat Henrikh Mkhitaryan yang memanfaatkan bola dari Marco Reus.
Meski Bayern kemudian berusaha merespons, skor 1-0 untuk Dortmund pun terus bertahan sampai turun minum. Lantas, tak lama setelah memasuki babak kedua, Bayern justru semakin ketinggalan, ketika di menit ke-49 Reus menambah keunggulan bagi timnya. Kali ini, assist tercatat diberikan oleh Pierre Aubameyang.
Ketinggalan dua gol saja ternyata belum menjadi akhir derita Bayern, yang di Liga Champions justru melaju ke semifinal menghadapi Real Madrid. Soalnya, hanya selang 7 menit kemudian, gol ketiga pun dicetak oleh Jonas Hofmann bagi Dortmund, memanfaatkan bola dari Sokratis Papastathopoulos.
Skor 3-0 untuk keunggulan tim tamu ini pun terus bertahan sampai pertandingan berakhir. Bayern yang sudah memastikan gelar juara dengan 78 poin sejauh ini, tak mampu membalas satu gol pun. Bahkan mereka akhirnya malah mendapatkan satu kartu merah lewat Rafinha saat injury time, atau tepatnya di menit ke-91.
Berita Terkait
-
Pengganti Thom Haye Ditemukan! Gelandang Jerman Berdarah Surabaya
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Harry Kane Cetak 500 Gol, Buru Rekor Robert Lewandowski, Vincent Kompany: Saya Gak Peduli!
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris