-
Manchester United memulai negosiasi kontrak baru untuk memagari Bruno Fernandes dari ketertarikan klub asing.
-
Langkah ini diambil guna menghapus klausul rilis murah senilai 57 juta poundsterling dalam kontraknya.
-
Apresiasi ini diberikan setelah sang kapten memecahkan rekor 21 asis dalam satu musim Premier League.
Suara.com - Manchester United resmi membuka negosiasi kontrak baru dengan kapten mereka, Bruno Fernandes, demi mempertahankan sang pemain di Old Trafford. Langkah strategis ini diambil manajemen Setan Merah untuk mengamankan pilar penting mereka dari radar perburuan klub rival.
Pihak klub dilaporkan ingin memberikan apresiasi finansial yang lebih tinggi atas kontribusi krusial sang gelandang. Kebijakan ini sekaligus merespons performa impresifnya yang terus menjadi motor serangan utama tim.
Langkah pembaruan masa bakti ini sekaligus menjadi benteng pertahanan United dari agresivitas tim-tim kaya Arab Saudi. Selain Timur Tengah, sejumlah raksasa Eropa dikabarkan mulai bersiap memanfaatkan situasi sang pemain.
Jurnalis spesialis transfer sepak bola, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa pembicaraan awal antara kedua belah pihak sudah mulai bergulir. Manajemen Setan Merah bergerak cepat agar tidak kehilangan momentum emas dalam mempertahankan aset berharga mereka.
"Manchester United memulai pembicaraan untuk mempertahankan Bruno Fernandes meskipun ada klausul pelepasan senilai £57 juta dalam kontraknya, dan terbuka untuk memberinya imbalan. Diskusi awal dilakukan untuk melanjutkan kerja sama dengan Bruno meskipun klub-klub Saudi/Eropa tertarik," tulis Romano di X.
Negosiasi ini dipicu oleh adanya klausul pelepasan dalam kontrak lama yang dinilai terlalu berisiko bagi klub sebesar United. Ketentuan lama tersebut membuat klub-klub peminat bisa memboyong sang kapten dengan harga yang relatif terjangkau.
Saat ini, Bruno Fernandes sebenarnya masih terikat komitmen resmi di Old Trafford hingga tahun 2027 mendatang. Namun, keberadaan klausul pelepasan senilai 57 juta poundsterling membuat manajemen Manchester United merasa cemas.
Angka tersebut dinilai sangat murah bagi pemain dengan kualitas serta pengaruh sebesar pemain asal Portugal itu di lapangan. Oleh karena itu, penghapusan atau peningkatan nilai klausul menjadi prioritas utama dalam draf kesepakatan baru.
Fernandes yang kini menginjak usia 31 tahun terbukti belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa di kompetisi tertinggi. Konsistensinya di lini tengah menjadi alasan kuat mengapa Erik ten Hag masih sangat membutuhkannya.
Baca Juga: Mikel Arteta Raih Penghargaan Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026
Ketertarikan dari Liga Arab Saudi yang dikenal berani menggelontorkan dana melimpah menjadi ancaman paling nyata saat ini. United tidak ingin kecolongan kehilangan pemimpin ruang ganti mereka di saat tim sedang membangun stabilitas.
Hingga kini, proses dialog dilaporkan berjalan ke arah yang positif bagi masa depan sang jenderal lapangan tengah. Kedua pihak disebut-sebut memiliki kesamaan visi untuk terus melanjutkan kerja sama profesional ini.
Keputusan manajemen menyodorkan kontrak baru ini juga tidak lepas dari torehan sejarah baru yang baru saja diukir sang pemain. Fernandes sukses mencatatkan rekor fantastis sebagai pencetak asis terbanyak dalam satu musim kompetisi Premier League.
Gelandang kreatif tersebut berhasil membukukan total 21 asis, sebuah angka yang menegaskan dominasinya sebagai kreator peluang terbaik. Catatan emas ini semakin memperkuat posisi tawarnya di hadapan jajaran direksi klub.
Semenjak didatangkan ke Old Trafford, Bruno Fernandes langsung menjelma menjadi figur sentral dan dipercaya mengemban ban kapten. Dedikasi serta determinasi tinggi yang ia tunjukkan membuatnya menjadi idola publik teater impian.
Konteks pembaruan kontrak ini menjadi sangat krusial di tengah upaya Manchester United mengembalikan kejayaan mereka di kancah domestik maupun Eropa. Memagari pemain bintang dari godaan luar adalah fondasi utama dari rencana jangka panjang klub.
Dengan dimulainya pembicaraan ini, United mengirimkan pesan tegas kepada para pesaing bahwa sang kapten tidak untuk dijual. Para pendukung kini menanti pengumuman resmi mengenai kesepakatan final kontrak baru tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi