- Dua kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero, mengalami degradasi bersama klub mereka masing-masing sebelum pemusatan latihan.
- PSSI telah merilis 44 nama pemain sementara untuk persiapan turnamen Piala AFF 2026 serta laga FIFA Matchday bulan Juni.
- Emil Audero akan kembali ke Como 1907 dan bersaing dengan Maarten Paes untuk posisi utama di Timnas Indonesia.
Suara.com - Dua penjaga gawang Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero Mulyadi harus menerima kenyataan pahit mengalami degradasi bersama klub mereka masing-masing, tepat sebelum memenuhi panggilan pemusatan latihan (TC) tim nasional.
Saat ini, Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman tengah mengagendakan dua program pemusatan latihan yang berbeda.
TC pertama dikhususkan untuk skuad bayangan yang dipersiapkan menyongsong turnamen Piala AFF 2026 yang hanya dihuni oleh 23 pemain lokal asal kompetisi Super League.
Setelah itu, Herdman baru akan mengumpulkan kekuatan penuh skuad utama untuk melakoni dua pertandingan persahabatan pada FIFA Matchday bulan Juni mendatang.
PSSI sendiri telah merilis daftar skuad sementara berisi 44 nama pemain, yang nantinya akan dipangkas menjelang laga dimulai.
Dari 44 nama dalam daftar provisional tersebut, tercatat ada tiga pemain yang harus turun kasta bersama klubnya pada musim ini, dengan dua di antaranya merupakan penjaga gawang.
Kiper pertama adalah Muhammad Riyandi yang harus merelakan klubnya, Persis Solo terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Super League.
Sepanjang musim ini, pemain berusia 26 tahun tersebut tampil kurang maksimal dengan hanya mengemas 23 penampilan setelah posisinya sempat tergusur oleh kiper asing, Vukasin Vranes.
Kendati demikian, Herdman diproyeksikan tetap akan mengandalkan Riyandi sebagai pelapis Nadeo Argawinata di ajang Piala AFF mendatang.
Baca Juga: FC Twente Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers
Nasib serupa juga menimpa Emil Audero Mulyadi yang harus merelakan klubnya, Cremonese terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Cremonese dipastikan turun kasta setelah finis di peringkat ke-18 klasemen akhir dengan perolehan 34 poin dari 38 pertandingan.
Meskipun timnya terdegradasi, kiper kelahiran Mataram tersebut sebenarnya telah berjuang mati-matian di bawah mistar gawang dengan sukses mengemas 11 laga tanpa kebobolan dari 34 penampilan resmi.
Menariknya, Emil dipastikan tidak akan menemani Cremonese bertanding Serie B pada musim depan.
Hal ini dikarenakan masa peminjamannya di Cremonese telah resmi berakhir, sehingga ia harus kembali ke klub pemilik sah jasanya, yakni Como 1907.
Di saat Emil berjuang keras meloloskan Cremonese dari degradasi, Como 1907 asuhan Cesc Fabregas justru mencetak sejarah besar dengan finis di peringkat empat besar Serie A sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions.
Sebelum fokus menatap masa depannya di level klub, Emil akan terlebih dahulu memfokuskan dirinya untuk membela Timnas Indonesia dalam laga uji coba kontra Oman dan Mozambik, di mana ia akan bersaing ketat memperebutkan posisi utama dengan kiper naturalisasi lainnya, Maarten Paes.
Berita Terkait
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia
-
Bikin Adem! Jelang Bela Timnas Indonesia, Ole Romeny Main Hadroh Bareng Santri di Ciputat
-
Cuma Dihampiri Satu Pemain Usai Jadi Pahlawan Ajax di Adu Penalti, Maarten Paes Bingung
-
Persiapan Piala AFF 2026: TC Timnas Indonesia Resmi Digelar di Jakarta
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi