Bola / Bola Indonesia
Rabu, 27 Mei 2026 | 14:21 WIB
Emil Audero Mulyadi. (instagram.com/@emil_audero)
Baca 10 detik
  • Dua kiper Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero, mengalami degradasi bersama klub mereka masing-masing sebelum pemusatan latihan.
  • PSSI telah merilis 44 nama pemain sementara untuk persiapan turnamen Piala AFF 2026 serta laga FIFA Matchday bulan Juni.
  • Emil Audero akan kembali ke Como 1907 dan bersaing dengan Maarten Paes untuk posisi utama di Timnas Indonesia.

Suara.com - Dua penjaga gawang Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi dan Emil Audero Mulyadi harus menerima kenyataan pahit mengalami degradasi bersama klub mereka masing-masing, tepat sebelum memenuhi panggilan pemusatan latihan (TC) tim nasional.

Saat ini, Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman tengah mengagendakan dua program pemusatan latihan yang berbeda.

TC pertama dikhususkan untuk skuad bayangan yang dipersiapkan menyongsong turnamen Piala AFF 2026 yang hanya dihuni oleh 23 pemain lokal asal kompetisi Super League.

Setelah itu, Herdman baru akan mengumpulkan kekuatan penuh skuad utama untuk melakoni dua pertandingan persahabatan pada FIFA Matchday bulan Juni mendatang.

PSSI sendiri telah merilis daftar skuad sementara berisi 44 nama pemain, yang nantinya akan dipangkas menjelang laga dimulai.

Dari 44 nama dalam daftar provisional tersebut, tercatat ada tiga pemain yang harus turun kasta bersama klubnya pada musim ini, dengan dua di antaranya merupakan penjaga gawang.

Muhammad Riyandi Saat Mengikuti Pemusatan Latihan Timnas Indonesia (instagram.com/m.riyandi_1)

Kiper pertama adalah Muhammad Riyandi yang harus merelakan klubnya, Persis Solo terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Super League.

Sepanjang musim ini, pemain berusia 26 tahun tersebut tampil kurang maksimal dengan hanya mengemas 23 penampilan setelah posisinya sempat tergusur oleh kiper asing, Vukasin Vranes.

Kendati demikian, Herdman diproyeksikan tetap akan mengandalkan Riyandi sebagai pelapis Nadeo Argawinata di ajang Piala AFF mendatang.

Baca Juga: FC Twente Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers

Nasib serupa juga menimpa Emil Audero Mulyadi yang harus merelakan klubnya, Cremonese terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.

Cremonese dipastikan turun kasta setelah finis di peringkat ke-18 klasemen akhir dengan perolehan 34 poin dari 38 pertandingan.

Meskipun timnya terdegradasi, kiper kelahiran Mataram tersebut sebenarnya telah berjuang mati-matian di bawah mistar gawang dengan sukses mengemas 11 laga tanpa kebobolan dari 34 penampilan resmi.

Menariknya, Emil dipastikan tidak akan menemani Cremonese bertanding Serie B pada musim depan.

Hal ini dikarenakan masa peminjamannya di Cremonese telah resmi berakhir, sehingga ia harus kembali ke klub pemilik sah jasanya, yakni Como 1907.

Di saat Emil berjuang keras meloloskan Cremonese dari degradasi, Como 1907 asuhan Cesc Fabregas justru mencetak sejarah besar dengan finis di peringkat empat besar Serie A sekaligus mengamankan tiket ke Liga Champions.

Sebelum fokus menatap masa depannya di level klub, Emil akan terlebih dahulu memfokuskan dirinya untuk membela Timnas Indonesia dalam laga uji coba kontra Oman dan Mozambik, di mana ia akan bersaing ketat memperebutkan posisi utama dengan kiper naturalisasi lainnya, Maarten Paes.

Load More