Suara.com - Setelah mengalami kekalahan tiga kali secara beruntun, Barcelona akhirnya mengakhiri performa buruknya. Menjamu Athletic Bilbao di Camp Nou, Barcelona yang sempat tertinggal lebih dulu berhasil meraih kemenangan 2-1.
Tampil offensif sejak awal laga, Barcelona mendapat peluang pertama saat laga memasuki menit 13. Namun sayang, Pedro yang sudah berhadapan dengan Iraizoz gagal mencetak gol.
Tiga menit berselang, giliran Messi yang berpeluang. Lagi-lagi, upaya tuan rumah membuka keunggulan gagal di tangan Iraizoz.
Memasuki menit 19, Messi akhirnya berhasil menjebol gawang Bilbao. Namun gol tersebut dianulir karena berbau offside.
Di pertengahan laga, Bilbao nyaris unggul. Berawal dari serangan balik cepat, Aduriz nyaris mengubah kedudukan jika saja tendangan akrobatiknya tidak membentur tiang gawang.
Di menit 32, Alexis Sanchez mengalami hal serupa. Menyambut umpan yang disodorkan Pedro, Sanchez nyaris saja menambah pundi golnya musim ini jika saja bola tidak membentur mistar.
Lima menit jelang turun minum, gawang Bilbao kembali terancam. Menerima umpan dari Adriano, Pedro langsung melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. Lagi-lagi Iraizoz mampu menyelamatkan gawangnya. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Terus menekan sejak awal babak kedua, Barcelona justru kecolongan di menit 50. Memanfaatkan serangan balik, Aduriz membawa Bilbao memimpin 0-1.
Empat menit berselang, gawang Pinto kembali kebobolan. Beruntung bagi kubu Gerardo Martino, gol Susaeta dianulir karena berbau offside.
Setelah berulang kali gagal, kegigihan barisan depan Barcelona akhirnya berbuah di menit 72. Memanfaatkan umpan Sanchez, Pedro berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Dua menit berselang, Blaugrana berbalik unggul 2-1. Messi membalikkan keadaan lewat eksekusi tendangan bebas.
Jelang laga usai, Los Cules berpeluang memperbesar keunggulan. Namun sayang, peluang terakhir Barca gagal dimanfaatkan Tello. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Dengan tambahan tiga poin, Barcelona kini beranjak ke posisi runner up klasemen sementara La Liga dengan 81 poin. Terpaut empat poin dari Atletico Madrid, dengan empat laga tersisa Barca masih berpeluang mempertahankan gelar.
Susunan Pemain
Barcelona: Pinto, Alves, Bartra, Mascherano, Adriano, Song, Xavi, Iniesta, Pedro, Messi and Alexis.
Athletic Bilbao: Iraizoz, De Marcos, San José, Laporte, Balenziaga, Iturraspe, Erik Moran, Herrera, Susaeta, Aduriz, Muniain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam
-
Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data