Suara.com - Xavi Hernandez mengaku kecewa dengan pandangan miring sejumlah pihak terhadap Lionel Messi atas kekalahan Barcelona di partai final Copa del Rey. Sebelumnya banyak pihak mengkritik penampilan Messi di laga tersebut. Messi dinilai bermain tidak optimal sehingga gagal menghindarkan Barca dari kekalahan.
Bagi Xavi, semua punggawa Barca bersalah jika memang harus ada yang disalahkan atas kegagalan Los Cules meraih gelar Piala Raja.
"Jika memang harus ada yang disalahkan, maka kami semua bersalah. Pemain dan pelatih," tegas Xavi.
Meski gagal di Piala Raja, Barcelona masih berpeluang untuk mempertahankan gelar La Liga. Di tengah kekecewaan yang menyelimuti Barca, yang dibutuhkan Barcelona saat ini adalah dukungan untuk tetap menatap peluang.
"Kami sangat kecewa tapi kami harus tetap menegakkan kepala," aku Xavi.
"Jika anda kalah dalam sebuah partai final, rasanya sangat sakit. Tapi itulah olahraga. Kami harus menerima kekalahan dan menatap ke depan," tambahnya.
Kekalahan atas Real Madrid di babak final Copa del Rey yang dihelat di Mestalla, Kamis(17/4/2014), merupakan kekalahan ketiga Barcelona secara beruntun. Di dua laga sebelumnya, Barca kalah 1-0 dari Atletico Madrid dan harus tersingkir dari Liga Champions, dan 1-0 dari Granada dalam lanjutan La Liga. (Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri