Suara.com - Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola mengakui bahwa Real Madrid sulit dihentikan saat melakukan serangan. Hal itu dikatakan oleh Guardiola setelah skuadnya dikalahkan Madrid 0-1 di leg pertama semifinal Liga Champions.
Bayern harus pulang dari Santiago Bernabeu dengan kekalahan tipis 0-1 dari Madrid. Gol tunggal tuan rumah yang bersarang ke gawang Manuel Neuer dicetak oleh Karim Benzema di menit ke-19.
Guardiola pun mengaku terkejut dengan kecepatan yang dilakukan Los Blancos dalam melakukan serangan balik. Mantan pelatih Barcelona ini pun mengakui sangat sulit untuk meredam mereka dalam melakukan serangan balik.
"Dengan cepat bola berjalan, dengan cepat juga itu berbalik. Kami mengontrol pertandingan namun Real Madrid menunggu serangan balik. Dan serangan balik mereka sulit dihentikan," kata Guardiola.
"Mereka memiliki atlet yang hebat dan jika Anda mengikuti mereka berlari, mereka akan dapat mengambil keuntungan," ungkap pelatih Bayern ini.
Meski demikian, Guardiola belum menyerah karena mereka telah siap membalasnya saat leg kedua di Allianz Arena pekan depan.
"Selamat buat Madrid. Mereka menang di 90 menit pertama dan sekarang kami masih ada pertandingan lainnya untuk dimainkan di Munich. Kami gagal mencetak gol, namun masih ada pertandingan lain dan kami akan mengerahkan semuanya," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah