Suara.com - Timnas U-18 Indonesia berhasil memenuhi ambisinya setelah mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 2-0 pada pertandingan perdana Grup B "Asian Schools Football U-18 Championship" di Stadion Manahan Solo, Jateng, Jumat (6/6/2014) petang.
Timnas U-18 Indonesia yang diasuh pelatih Maman Suryaman tersebut mendapat dukungan ribuan penonton dari suporter Pasoepati pada babak pertama langsung mengambil inisiatif serangan untuk dapat mencetak gol cepat ke gawang lawan.
Riyan Ardiansyah dan kawan-kawan bermain taktis dengan menjalankan umpan dari kaki ke kaki sehingga mampu menguasai permainan pada menit-menit awal, sedangkan pemain Brunei banyak menumpuk di belakang masih sulit ditembus pemain depan tim tuan rumah.
Timnas mencetak gol pada menit 26 melalui tendangan keras Sandi Pratama sehingga kedudukan menjadi 1-0. Gol Indonesia ini, berawal dari umpan tarik yang dilakukan oleh Gilang Rossa Isya berhasil yang lolos melewati beberapa pemain dan memberikan bola ke Sandi langsung mengarahkan ke gawang Brunei.
Setelah unggul 1-0, semakin bersemangat untuk menekan lawan. Riyan dan kawan-kawan terus melakukan serangan ke pertahanan lawan, tetapi Brunei yang memperkuat pertahanan masih mampu menghalau serangan tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, timnas mengubah strategi untuk menjaga ketat pemain lawan, sehingga Brunei tidak mampu mengembangkan permainan. Hampir selama 45 menit babak kedua permainan dikuasai oleh Riyan dan kawan-kawan.
Indonesia berhasil menambah gol menit 53 melalui tendangan keras kaki Gilang Rossa Pratama yang berhasil lolos sendiri dari sayap kiri langsung menghadapai dengan kiper Brunei, Muhd Ishsyaa Aswa, sehingga kedudukan menjadi 2-0.
Kedudukan 2-0 untuk Indonesia tersebut bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan Lee Chang Won dari Korea Selatan meniup peluit panjang tanda pertandingan babak kedua berakhir.
Pelatih Timnas U-18 Indonesia Maman Suryaman mengatakan, meskinpun timnya berhasil memenangkan pertandingan, mereka bermain di bawah form.
Namun, kata dia, kemenangan ini menjadi modal untuk laga selanjutnya melawan Hong Kong.
"Kami sempat mengikuti irama permainan Brunei sehingga banyak peluang yang tidak menjadi gol. Mereka masih kurang pengalaman, tetapi timnya akan bermain sebaik mungkin untuk masuk ke final," kata Maman.
Menurut dia, lawan timnas selanjutnya Hong Kong yang memiliki kekuatan merata. Hong Kong tim yang bagus, meski pada pertandingan awal kalah 0-4 dari Thailand.
Sementara para pertandingan sebelum Timnas U-18 Thailand berhasil mengalahkan Hong Kong dengan skor 4-0. Gol Thailand dicetak oleh Patsukorn Sritubtim menit 10, Ratitiphun (32), Patipan pinsemsootri (39) dan Jenphop Phokhi (55). (Antara)
Berita Terkait
-
Nomor Punggung 205! Pemain Keturunan Australia-Inggris di Persija U-18 Bikin Publik Penasaran
-
Ratusan Personel Jaga Ketat Piala AFF U-23 di GBK, Polisi: Suporter Dilarang Bawa Petasan dan Miras!
-
Garang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Lagi
-
3 Hal yang Masih Harus Dievaluasi Timnas Indonesia meski Menang Telak 12-0 Lawan Brunei
-
Statistik Apik Shayne Pattynama, Pantas Main Reguler Gantikan Pratama Arhan di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung