Suara.com - Menghadapi Yunani di laga pembuka Grup C, untuk sementara Kolombia unggul 1-0. Dalam laga yang dihelat di Estadio Mineirao tersebut, gol tunggal Pablo Armero di awal laga membawa Kolombia unggul di babak pertama.
Sama-sama bermain dengan tempo cepat, Yunani mendapat peluang lebih dulu. Keluar dari tekanan yang dilancarkan pasukan Jose Pekerman, Yunani nyaris unggul jika saja tendangan jarak jauh yang dilepaskan Maniatis gagal diantisipasi Ospina.
Namun, peluang emas pertama Yunani tersebut berujung petaka. Melalui skema serangan balik cepat, Kolombia tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan.
Lima menit bola bergulir, Pablo Armero yang mendapat sodoran bola dari Juan Cuardado sukses membawa Kolombia unggul 1-0 setelah tembakannya gagal diantisipasi Karnezis.
Dua menit berselang, Yunani yang menekan balik nyaris menyeimbangkan kedudukan. Mendapat umpan terukur dari sayap kiri, Kone yang tidak terkawal melepas tembakan dari depan gawang. Sayang, bola belum menemui sasaran.
Memasuki menit 28, Torisidis nyaris mengubah papan skor. Beruntung bagi Kolombia, tandukkan Torisidis yang menyambut bola hasil sepakan Jose Holebas masih melebar.
Di sisa waktu babak pertama, Yunani yang berbalik mendominasi penguasaan bola berhasil mencipta sejumlah peluang. Salah satunya adalah tendangan Kone di menit-44 yang berhasil dibendung Ospina. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Kolombia: Ospina, Zapata, Yepes, Sanchez, Armero, Aguilar, Teo, James, Cuadrado, Ibarbo, Zuniga.
Cadangan: Vargas, Mondragon, Arias, Carbonero, Mejia, Balanta, Bacca, Ramos, Quintero, Jackson, Valdes, Guarin.
Yunani: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone, Salpingidis, Torosidis, Gekas, Sokratis, Cholevas, Katsouranis.
Cadangan: Glykos, Kapino, Tzavellas, Moras, Tziolis, Mitroglou, Karagounis, Vyntra, Lazaros, Fetfatzidis, Samaris, Tachtsidis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey