Suara.com - Pedagang kecil dan pengusaha konveksi di provinsi Lampung tidak menyia-nyiakan momentum Piala Dunia 2014 di Brasil untuk meraup untung dari penjualan kaus kostum tim (jersey) kesebelasan yang berlaga.
Amran, salah satu pedagang musiman yang berjualan atribut Piala Dunia, di Jalan Kartini Bandarlampung mengakui bahwa keuntungan penjualan kaus tim Piala Dunia 2014 bisa mencapai ratusan ribu rupiah per harinya.
Ia menjual jersey yang serupa dengan yang dikenakan tim Piala Dunia saat berlaga, meskipun kaos yang dijualnya bukan merchandise resmi dari tim yang bersangkutan.
"Kami menyebutnya grade ori karena kalau menjual yang original harganya mahal dan yang mau beli sedikit," kata dia.
Dia mengemukakan, barang-barang tersebut didapatnya dari agen di Jakarta, dan merupakan buatan Thailand.
Dia mengaku, mendatangkan barang-barang tersebut sejak akhir Juni lalu, karena naluri bisnis akan adanya euforia menjelang Piala Dunia 2014.
Jersey tersebut dijual dengan harga Rp60.000--Rp75.000 per buah, dengan pembeli yang variatif.
"Kebanyakan yang beli anak-anak baru gede, kalau orang dewasa jarang, mungkin mereka lebih memilih yang original," kata dia lagi.
Amran mampu menjual sedikitnya lima jersey sehari, dengan kaus tim Belanda sebagai jersey yang paling banyak dicari pembeli.
"Kaus tim Inggris juga tadinya banyak yang cari, tapi menurun karena tidak lolos 16 besar," kata dia pula.
Menurut dia, menjual jersey tim sepak bola itu memerlukan 'seni' tersendiri, karena selain harus paham ilmu berdagang, juga harus bisa mengendus kekuatan tim yang berlaga di Piala Dunia 2014.
"Dilihat gelagatnya, kalau timnya main bagus, perbanyak pesanan jerseynya, karena jersey tim yang terus bertanding akan dicari banyak orang," kata dia lagi. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan