Suara.com - Nigeria tidak punya pilihan, selain harus mengalahkan Argentina di laga terakhir di Grup F untuk menjamin lolos ke fase gugur. Kalah atau imbang di laga tersebut akan membuat posisi mereka terancam.
Argentina telah memastikan lolos ke babak 16 besar setelah memenangi dua pertandingan di awal. Sedangkan Nigeria berada di posisi kedua dengan empat poin setelah sempat sekali imbang sebelum meraih kemenangan 1-0 atas Bosnia Herzegovina.
Dengan hasil itu Nigeria belum aman karena mereka dapat tersingkir dari posisi runner up jika hanya seri melawan Argentina. Iran yang akan lolos ke babak 16 besar jika berhasil menang dengan selisih tiga gol atas Bosnia.
Sebab itu, Nigeria harus menang saat menghadapi Argentina untuk memastikan lolos ke fase gugur di Group F Estadio Beira-Rio, Rabu (25/6/2014). Pelatih Stephen Keshi pun tampaknya tidak akan melakukan banyak perombakan seperti saat mengalahkan Bosnia.
Godfrey Oboabona yang di laga sebelumnya absen karena cedera, dikabarkan sudah pulih dan siap dimainkan. Peter Odemwingie yang mencetak gol kemenangan melawan Bosnia akan tetap menjadi andalan di lini depan bersama dengan Victor Mosses.
Sementara di kubu Argentina, pelatih Alejandro Sabella akan tetap mengejar poin di laga terakhirnya tersebut. Di dua pertandingan sebelumnya, Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Argentina.
Sabella pun tidak ada kekhawatiran karena tidak ada pemainnya yang cedera. Namun dengan tiket ke babak 16 besar sudah ada di tangan kemungkinan dia akan mengistirahatkan beberapa pemain utamanya.
Sergio Aguero dan Angel Di Maria kemungkinan masih akan tetap dimainkan sebagai starter. Namun tidak tertutup kemungkinan Sabella memainkan Ezequiel Lavezzi atau Rodrigo Palacio untuk mengisi lini depannya.
Pada laga tersebut Argentina memang lebih di favoritkan akan menang. Kedua tim telah enam kali bertemu sebelumnya dimana, Argentina menang empat kali, Nigeria sekali dan satu pertandingan berakhir imbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
MasyaAllah, Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Bola di Kupang
-
Si Anak Hilang Comeback, 5 Pemain Lokal Berpotensi Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan