Suara.com - Pertanyaan mengenai pantas atau tidaknya bintang Argentina Lionel Messi memperoleh penghargaan "Golden Ball" di Piala Dunia 2014 terus bergulir. Setelah Diego Maradona, kali ini kritik terhadap FIFA juga datang dari legenda Argentina lainnya, Mario Kempes.
Senada dengan Maradona, Kempes juga menyebut bahwa keputusan FIFA memilih Messi sebagai pemain terbaik di pesta akbar sepak bola dunia empat tahunan tersebut tidak tepat. Menurut Kempes, penampilan Messi di Brasil belum cukup menjadikannya sebagai pemain terbaik dalam turnamen itu.
"Menurut saya penampilan Messi tidak memenuhi standar sebagai pemain terbaik di turnamen tersebut," kata Kempes kepada Radio America.
"Dia mungkin mencetak empat gol di sejumlah pertandingan awal. Tapi penampilannya belum cukup menjadikannya sebagai pemain terbaik di akhir turnamen," sambung pahlawan kemenangan Albiceleste di Piala Dunia 1978 tersebut.
Keputusan FIFA menobatkan punggawa Barcelona sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2014 mendapat kritik keras. Bahkan, Maradona mengatakan bahwa keputusan FIFA tersebut adalah bagian dari strategi marketing dan bukan atas dasar penilain murni.
Meski Messi berhasil membukukan empat gol dan terpilih sebagai pemain terbaik di empat laga perdana yang dilakoni Argentina, penampilan Messi cenderung menurun sejak babak perempat final. Bahkan, pemain muda Kolombia James Rodriguez yang meraih sepatu emas dalam turnamen tersebut dinilai tampil jauh lebih baik dan konsisten ketimbang Messi. (Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026