- Dua rekrutan Ajax, Carrizo dan Paes, tidak dapat bermain melawan AZ Alkmaar karena masalah administrasi dokumen.
- Oleksandr Zinchenko siap bertanding, namun posisinya bisa dimainkan sebagai bek kiri atau gelandang bertahan.
- Ajax merekrut kiper Maarten Paes hingga 2029 sebagai antisipasi minat serius klub lain terhadap Remko Pasveer.
Suara.com - Ajax Amsterdam dipastikan belum bisa menurunkan dua rekrutan anyarnya, Maher Carrizo dan Maarten Paes, saat menghadapi AZ Alkmaar pada lanjutan Eredivisie, Minggu (9/2) waktu setempat.
Keduanya belum memenuhi syarat administrasi untuk tampil, sementara Oleksandr Zinchenko justru sudah dinyatakan siap bermain.
Pelatih Ajax, Fred Grim, mengonfirmasi bahwa Carrizo dan Paes belum bisa memperkuat tim karena urusan dokumen yang belum rampung. Awalnya, Grim menyebut ketiga pemain baru Ajax tidak tersedia.
“Ini masalah administrasi dan dokumen. Klub sedang mengurusnya. Setelah selesai, mereka bisa mulai berlatih bersama tim,” ujar Grim dalam konferensi pers seperti dilansir dari nu.nl
Meski sudah bisa dimainkan, peluang Zinchenko tampil sejak menit awal masih dipertanyakan. Bek asal Ukraina itu diketahui belum menjalani sesi latihan penuh dalam beberapa pekan terakhir.
Grim juga membuka kemungkinan memainkan Zinchenko di posisi gelandang bertahan. Ajax sebelumnya gagal mendatangkan gelandang bertipe defensif pada bursa transfer musim dingin.
“Kami merekrutnya untuk menambah opsi di posisi bek kiri. Namun, ke depan kita lihat apakah dia juga bisa bermain sebagai gelandang nomor enam,” kata Grim.
Ajax Amsterdam resmi merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Kiper berusia 27 tahun itu diikat kontrak hingga 30 Juni 2029.
Direktur Olahraga Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa perekrutan Paes dilakukan dengan cepat menyusul adanya ketertarikan serius dari klub lain terhadap kiper senior Ajax, Remko Pasveer.
Baca Juga: Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
“Setelah kami mengetahui adanya ketertarikan konkret terhadap Remko Pasveer, kami langsung bergerak,"
"Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan sangat senang akhirnya bisa membawanya ke Ajax,” ujar Beuker melalui laman resmi klub.
Menurut Beuker, Maarten Paes bukan sekadar solusi jangka pendek. Ajax menilai kiper berdarah Indonesia itu memiliki pengalaman, kualitas teknis, serta mentalitas profesional yang kuat.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan