Suara.com - Menghadapi Malaysia di laga perdana Grup B turnamen Hassanal Bolkiah, Timnas U-19 Indonesia gagal meraih tiga poin. Mendominasi jalannya pertandingan, skuad besutan Indra Sjafri yang berhasil menelurkan sejumlah peluang harus puas bermain imbang tanpa gol.
Melakoni laga di Stadion Bandar Seri Begawan, Garuda Jaya langsung menekan. Empat menit bola bergulir, Indonesia mendapat peluang pertamanya.
Menggiring bola dari sayap kiri, Ilham Udin yang tidak terkawal nyaris membawa timnya memimpin. Sayang, penyelesaian yang dilakukannya tidak sempurna. Bola masih melebar di sisi kiri gawang.
Memasuki menit 8, gawang Malaysia kembali terancam. Mendapat umpan dari tengah, Muchlis Hadi yang menusuk dari sisi kanan langsung melepaskan tembakan. Beruntung bagi tim Negeri Jiran, bola masih bisa diamankan penjaga gawang.
Di menit 19, Malaysia nyaris memimpin. Kemelut berawal dari eksekusi tendangan bebas yang berhasil dimentahkan Ravi Murdianto. Farrizuan yang mendapat bola liar di depan gawang, melepaskan tendangan langsung. Namun bola gagal menemui sasaran.
Enam menit berselang gawang Indonesia kembali terancam. Mendapat bola, Abdulgani mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil setelah bola melayang di atas mistar.
Di pertengahan laga, Ilham Udin dua kali mengancam gawang Malaysia. Membangun serangan dari sayap kiri, Udin berhasil melepas dua umpan silang ke depan gawang lawan. Sayang, Muchlis Hadi ataupun Evan Dimas gagal menyambut bola. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Indonesia mendapat dua peluang di menit 47 dan 51. Seperti di babak pertama, kedua peluang tersebut kembali pupus di tangan penjaga gawang Malaysia Aminullah.
Memasuki menit 57, Garuda Jaya nyaris unggul. Mendapat sodoran sempurna dari Evan Dimas, Muchlis Hadi yang berhadapan dengan penjaga gawang gagal menceploskan bola ke dalam gawang setelah sontekannya melebar tipis di sisi kiri gawang Aminullah.
Tiga menit berselang, tendangan keras Evan Dimas dari tengah kotak penalti nyaris mengubah papak skor jika saja bola tidak tepat mengarah ke penjaga gawang.
Di menit 74, gawang Aminullah kembali terancam. Menusuk dari sisi kanan, Evan Dimas melepas umpan silang sempurna ke depan gawang. Sayang, Ilham Udin terlambat menyambut umpan tersebut.
Dua menit berselang, giliran Faturrahman yang berpeluang. Mendapat ruang tembak, Faturrahman tendangan keras dari sisi kiri yang masih mampu dibendung Aminullah.
Dimas Drajat yang baru masuk menggantikan Muchlis Hadi langsung mendapat peluang di menit 85. Menerima umpan silang dari Evan Dimas, Dimas Drajat gagal mengkonversikannya menjadi gol setelah bola hasil sontekannya melebar tipis dari tiang gawang.
Di sisa waktu pertandingan, Garuda Jaya terus menekan. Meski berhasil menebar ancaman, Evan Dimas cs gagal menjebol gawang Aminullah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah. Dengan hasil ini, kedua tim harus puas berbagi satu poin di laga perdana Grup B.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji