Suara.com - Warga menuangkan air ke dalam galon saat mencari air di Bogor Kopen, Desa Bojong, Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (5/8/2026). Selain mengandalkan bantuan distribusi air bersih, warga setempat juga masih mencari air dari belik hasil galian di dasar sungai yang mulai mengering untuk kebutuhan hidup saat musim kemarau.
Kondisi tersebut dipicu menurunnya debit sumber air selama musim kemarau. Sejumlah wilayah di Kecamatan Wonosegoro mulai mengalami krisis air bersih sehingga pasokan dari truk tangki menjadi andalan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BPBD Kabupaten Boyolali telah menyiapkan sekitar 1,25 juta liter air bersih untuk mengantisipasi kekeringan. Hingga akhir Juli 2026, ratusan ribu liter air telah didistribusikan ke sejumlah desa di lima kecamatan yang terdampak.
Selain distribusi air bersih, BPBD juga terus memantau wilayah rawan kekeringan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat selama musim kemarau berlangsung. [ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc]
Tag
Berita Terkait
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Hadapi El Nino, Pramono Minta RW Siapkan APAR dan Pastikan Pasokan Air Bersih
-
Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama