Suara.com - Stadium of Light, kandang dari Sunderland menjadi tempat yang “menyenangkan” bagi pemain Manchester United. Bagaimana tidak, dari 12 kali pertemuan di stadion tersebut di ajang liga Premir, Manchester United tidak pernah kalah dengan catatan 9 kali menang dan 3 kali seri.
Minggu (24/8/2014), klub dengan julukan Setan Merah itu kembali berkunjung ke Stadium of Light dalam lanjutan liga Premier Inggris musim 2014/15. Kali ini, MU datang dengan kondisi yang berbeda dari 12 kali pertemuan sebelumnya.
Anak asuh Louis Van Gaal itu baru saja mengawali musim ini dengan buruk yaitu kalah 2-1 dari Swansea City di kandang sendiri, stadion Old Trafford. Sedangkan Sunderland berhasil mencuri satu angka saat melawan West Bromwich Albion, pekan lalu.
Musim lalu, Stadium of Light menjadi saksi kegagalan Manchester United di bawah asuhan David Moyes. Dalam partai semifinal putaran kedua Piala Liga Inggris, MU dipaksa menyerah melalui adu penalti. Padahal, Piala Liga merupakan satu-satunya harapan bagi The Red Devils untuk meraih trofi juara.
Musim 2013/14 menjadi musim terburuk MU di sepanjang sejarah liga Premir. Tanpa gelar juara dan terpuruk di posisi tujuh sehingga absen dari semua kompetisi di Eropa. Hal yang berbeda justri dialami Sunderland. Sejak dilatih Gustavo Poyet, performa klub dengan julukam The Black Cats itu semakin meningkat.
Tampil sebagai finalis Piala Liga, Poyet juga sukses membawa Sunderland lolos dari ancaman degradasi. Mantan pemain Chelsea itu juga sukses meningkatkan kembali permainan tiga pemain MU yang dibuang yaitu John O’Shea, Wes Brown dan Phil Badsley. Bahkan, O’Shea diangkat sebagai kapten klub.
MU kemungkinan akan langsung menurunkan bek anyarnya Marcos Rojo yang direkrut dari FC Porto. Begitu juga dengan Robin Van Persie, Danny Wellbeck dan Antonio Valencia yang sudah melakuka latihan pada Kamis lalu. Sedangkan Sunderland masih belum bisa diperkuat Billy Jones, Emanuele Giaccherini dan Santiago Vergini.
Hadirnya Van Persie dan juga Wellbeck membuat skuad MU lebih baik dibandingkan ketika melawan Swansea pekan lalu. Kapten Wayne Rooney akan kembali menjadi andalan Van Gaal untuk menjebol gawang lawan. Apabila tidak ada terjadi hal-hal nonteknis, Van Gaal kemungkinan akan meraih kemenangan pertamanya di liga Premir Inggris di Stadium of Light.
****Ikuti live tweet Sunderland vs Manchester United di twitter kami @suaradotcom pada Minggu (24/8/2014) pukul 22.00 WIB
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir