Suara.com - Setelah absen selama lima tahun, Rabu (17/9/2014) dini hari WIB, Liverpool akan melakoni laga perdananya di Liga Champions. Tergabung di Grup B, Ludogorets akan menjadi lawan perdana The Reds di kompetisi kasta tertinggi benua biru.
Menghadapi wakil Bulgaria, Liverpool bisa dikatakan tidak dalam permainan terbaiknya. Faktanya pekan lalu, runner up Liga Premier musim lalu itu ditumbangkan Aston Villa di Anfield.
Tidak hanya itu. Di pertandingan ini manajer Brendan Rodgers juga tidak bisa menurunkan sejumlah pemain kunci. Daniel Sturridge, Emre Can, Glen Johnson, Jon Flanagan dan Martin Skrtel belum bisa diturunkan akibat bekapan cedera.
Meski demikian, menghadapi Ludorogets, Liverpool tetap diunggulkan untuk meraih tiga poin pertamanya di Grup B.
Untuk mengobati kekecewaan fans sekaligus menandai kembalinya The Reds ke turnamen kasta tertinggi benua biru, kemenangan pasti menjadi target utama Rodgers. Untuk meraih tiga poin pertamanya, permainan menyerang tentu akan ditampilkan The Reds di Anfield.
Menggantikan Sturridge di lini depan, punggawa anyar The Reds Mario Balotelli berpeluang besar untuk diturunkan. Bersama Adam Lallana dan Raheem Sterling yang juga baru pulih dari cedera, Balotelli diharapkan mampu memberi kejutan bagi klub barunya tersebut.
Di lini tengah, kapten Steven Gerrard akan mengatur ritme serangan sekaligus menjadi penghubung lini depan dan belakang. Menemani Gerrard di tengah, Jordan Henderson dan Philippe Coutinho adalah pilihan terbaik yang dimiliki Rodgers saat ini.
Sementara untuk menjaga pertahanan, Rodgers tampaknya tidak akan mengubah quartet di lini belakang. Lovren, Sakho, Moreno, dan Manquillo akan menjadi tembok kokoh bagi lini depan Ludogorets.
Tidak jauh berbeda dari Liverpool, pertandingan di Anfield akan mengawali kiprah tim papan atas Bulgaria di Liga Champions. Setelah gagal di babak play-off pada tahun 2012 dan 2013, tahun ini Ludogorets akan mencicipi ketatnya persaingan Liga Champions untuk pertama kalinya.
Seperti juga Rodgers, cedera pemain juga menjadi masalah utama yang dihadapi pelatih Georgi Dermendzhiev saat ini. Bertandang ke Anfield, tiga pemain kunci dipastikan absen.
Datang berstatus tim non unggulan, bakal menjadi keuntungan tersendiri bagi Ludogorets yang akan tampil tanpa beban. Keberhasilan Ludogorets mencapai babak 16 besar Liga Europa musim lalu tentu juga menjadi modal penting bagi jawara liga Bulgaria untuk mencuri poin di Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti